Eviera Paramita Sandi
Senin, 07 Juli 2025 | 13:02 WIB
Kondisi pasca banjir di BTN Riverside Kelurahan Mayura Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat [Suara.com/ Buniamin]

"Saya dikasih tahu teman-teman kalau semua rumah di BTN Riverside terendam," katanya.

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah kerugiannya. Karena barang elektronik yang dimiliki rusak. Namun untungnya mobil berada di dalam sehingga tidak terbawa arus.

Kondisi pasca banjir di BTN Riverside Kelurahan Mayura Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat [Suara.com/ Buniamin]

"Semuanya rusak ini. Mobil saya taruh di dalam tidak terbawa arus," katanya.

Kepala Staf Kodim 1608, Letnal Kolonel Supriadi mengatakan selama pembersihan terkendala oleh debit air yang kurang.

Karena lumpur yang tersisa akibat banjir sangat tinggi dan harus segera dibersihkan.

"Air ini kurang volumenya. Harusnya ada dari PDAM dan damkar biar cepat ini dibersihkan lumpurnya. Kalau sampai sore ini semakin sulit dibersihkan," katanya.

Sementara untuk jumlah kendaraan yang rusak yaitu sekitar 20 unit. Sedangkan satu unit kendaraan roda dua dinyatakan hilang karena terbawa arus.

"Mobill sekitar 20 an yang rusak. Ini di masing-masing gang ada dan ada di juga masih di sungai. Yang di dalam rumah itu rusak semua terendam," katanya.

Ia mengharapkan agar ada segera kendaraan yang bantu mengangkut sampah. Karena saat ini sampah-sampah yang ada belum bisa diangkut maksimal.

Baca Juga: Dokter Forensik Tak Ada di Lombok, Jenazah Juliana Marins Terpaksa Dibawa ke Bali

"Ini lumpur yang paling banyak masuk. Kita turunkan sekitar 100 an lebih yang turun ini," katanya.

Untuk kerugiannya saat ini belum bisa dihitung. Sementara untuk penyebab banjir belum bisa dipastikan.

"Warga-warga sudah pada di vihara dan saat ini sudah balik untuk membersihkan rumahnya pasca banjir," pungkasnya.

Kontributor Buniamin

Load More