Kapal feri di lintasan Ketapang-Gilimanuk itu tenggelam sekitar pukul 23:35 WIB sebelum sampai di Pelabuhan Gilimanuk.
Saat ini para korban selamat juga telah dicek kesehatannya.
Tim Kedokteran Kepolisian Daerah Bali melakukan pengecekan kesehatan para penumpang KMP Tunu Pratama Jaya tersebut.
"Langkah yang dilakukan oleh tim posko terpadu Gilimanuk setiap korban yang selamat tiba di posko terpadu, tim Dokpol langsung melakukan pengecekan kesehatan," jelas Arisandy.
Dia mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, korban yang selamat didata oleh tim pendataan korban dari ASDP Gilimanuk.
Selain itu, Tim Inafis dan Dokpol juga melakukan identifikasi terhadap korban yang telah meninggal dunia.
Ariasandy menjelaskan saat ini pendataan korban KMP Tunu Pratama Jaya masih terus berlangsung di ruang VIP ASDP Gilimanuk untuk memastikan perkembangan jumlah maupun kondisi korban.
Pencarian korban oleh tim gabungan sampai saat ini pun masih terus berlangsung baik menggunakan kapal laut maupun menyisir perairan di sepanjang Pantai Gilimanuk.
"Peristiwa ini tentunya membawa duka yang mendalam bagi kita semua terutama bagi korban dan keluarga korban, namun kita berharap agar korban tidak bertambah lagi," kata Sandy.
Baca Juga: Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Didukung Kementrian Pariwisata
Pencarian Diperluas
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coordinator mengatakan, pola pencarian dimulai dari titik lokasi kejadian dengan radius enam mil laut.
"Untuk polanya dari awal kan 6 jam pertama kami menggunakan pola untuk di enam nautical mile lokasi kejadian," kata Nanang.
Namun seiring ditemukannya beberapa korban di luar area tersebut, tim pencarian mulai memperluas jangkauan pencarian.
"Kemudian kita berkembang dengan adanya penemuan-penemuan korban kita bergeser mulai keluar-keluar dari enam nautical mile tersebut," ucapnya.
Ia menambahkan, perluasan area pencarian juga akan terus dilakukan bila seluruh korban belum berhasil ditemukan hingga hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus