Meskipun kesepakatan telah dicapai, momen-momen terakhir sebelum gencatan senjata menunjukkan betapa rapuhnya situasi.
Israel dilaporkan masih melancarkan serangan udara yang menghancurkan instalasi radar Iran, sementara Iran juga terus meluncurkan serangan hingga detik-detik akhir.
Baik Israel maupun Iran saat ini saling mengklaim kemenangan dalam konflik yang baru saja mereda.
Israel berargumen telah berhasil menyingkirkan "ancaman eksistensial ganda" dari program nuklir dan rudal balistik Teheran.
Di sisi lain, Iran juga menegaskan bahwa operasi militernya telah mencapai tujuannya.
Korban jiwa dari konflik ini tidak dapat dihindari. Kementerian Kesehatan Iran melaporkan sedikitnya 610 warga sipil tewas akibat serangan Israel, termasuk ilmuwan nuklir terkemuka Mohammad Reza Seddighi Saber.
Wilayah permukiman di Israel juga turut terdampak serangan rudal dari Iran, meskipun detail mengenai korban di pihak Israel bervariasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan
-
Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan
-
Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah