Eviera Paramita Sandi
Senin, 05 Mei 2025 | 16:50 WIB
Tersangka Galuh Widyasmoro saat berada di Mapolresta Denpasar, Senin (5/5/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Laorens menjelaskan bahwa selain ingin membunuh Remi, Galuh juga ingin mencuri barang-barang korban.

Setelah membunuh korban, barang milik korban seperti ponsel dan kartu ATM dicuri olehnya.

“Setelah kami interogasi memang dia ada niat utk menguasai mobil tersebut. HP dibawa dan ATM semua dibawa sama pelaku,” paparnya.

Akibat perbuatannya, Galuh kini akan dijerat dengan pasal berlapis meliputi Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian. Dia terancam pidana penjara paling lama 20 tahun.

Dikenal Sebagai Female Driver di Bali

Diketahui bahwa Remi adalah ibu dengan dua orang anak yang berusia 36 tahun.

Remi tinggal di salah satu rumah kontrakan di Jalan Tukad Buana III Nomor 51, Desa Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat.

Belakangan diketahui bahwa Remi adalah driver taksi online yang dikenal tergabung dalam female driver di Bali.

Penemuan Remi ini berawal dari kecurigaan warga sekitar terhadap mobil warna merah yang sudah lama parkir di tempat tersebut.

Baca Juga: Di Balik Kejadian Bali Blackout yang Menyebabkan Berbagai Kekacauan

Mobil tersebut tak kunjung pindah hingga salah seorang warga coba intip dari balik jendela.

Ia pun terkejut ketika melihat di dalamnya seorang perempuan (korban) bersimbah darah.

Saat ditemukan, perempuan tersebut diciri-cirikan berkulit cerah dan menggunakan daster.

Kejadian itupun dilaporkan ke kantor desa setempat.

"Saya mengetahui kejadian ini setelah ada warga yang melapor ke kantor desa. Dikatakan ada mobil sudah sehari lebih parkir di sini. Mobil tersebut dicurigai negatif oleh warga, karena di dalam mobil itu ada orang dalam kondisi bersimbah darah," ungkap Kadus Sekar Kangin, Putu Angga Mahendra.

Melihat korban dalam kondisi mengenaskan, para saksi pun tak berani bertindak dan melaporkan kepada Bhabinkamtibmas hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan.

Load More