Setelah proses mepamit ini, Ni Luh Nopianti kekasih Agus setia menunggu hingga terduga bebas.
"Dia mau menerima Agus apa adanya dan mau merawat Agus dan mau menunggu Agus sampai selesai proses hukum," katanya.
Sebelum proses mepamit, pihak keluarga Agus sudah menjelaskan kepada keluarga perempuan kondisi Agus saat ini terutama kasus hukum yang sedang dijalani.
Penjelasan tersebut agar pihak perempuan tidak menyesal dikemudian hari.
"Kita sudah jelaskan dan katanya siap menerima Agus apa adanya," beber Padni.
Diterangkan Padni, untuk proses pembuatan akta pernikahan belum bisa dilakukan. Karena pembuatan data pernikahan tersebut harus menunggu hingga Agus dinyatakan bebas.
"Kalau secara adat Bali itu memang sah karena Agus diwakilkan sama keris. Tapi kalau sah untuk membuat akte nikah dan lain-lain itu kan belum kan tunggu Agus di rumah dulu. Itu sah di pihak eluarga perempuan," terangnya.
Proses mepamit yang sudah dilakukan, Padni mengharapkan istrinya bisa memberikan dukungan dan menyemangati Agus selama proses persidangan.
"Biar ada yang memotivasi Agus," ungkap ibunya.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Lebaran Topat di Makam Bintaro & Loang Baloq Mataram
Pelaksanaan mepamit dilakukan pekan kemarin. Hanya saja, video pernikahan tersebut baru tersebar dan diakui, selama prosesi pihak keluarga tidak ada yang merekam.
"Sudah digelar hari Kamis. Orang lain yang videokan. Kita tidak pernah videokan dan orang lain yang videokan," katanya.
Pelaksanaan tersebut dilaksanakan secara sederhana dan tertutup yang didatangi hanya keluarga kedua mempelai.
Hal ini dilakukan agar tidak ribut, tetapi dengan viralnya video tersebut membuat ramai.
"Kita sudah diam-diam buat acara ini, biar tidak begini," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, karena masih dipenjara, pernikahan Agus Difabel ini menggunakan prosesi Kawin Keris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri