Sedangkan puncaknya diperkirakan akan terjadi menjelang akhir libur Idulfitri, dengan target kunjungan mencapai 5.000 hingga 6.000 wisatawan per hari.
Satu diantara wisatawan yang pergi mengunjungi Desa Wisata Penglipuran adalah wisatawan asal Jakarta, Bang Keni.
Ia mengungkapkan alasan memilih Desa Wisata Penglipuran sebagai destinasi liburan.
"Saya ingin menikmati suasana alam dan budaya yang asri setelah disibukkan dengan hiruk pikuk kota," katanya.
Baca Juga: Idul Fitri di Bali: 12 Lokasi Salat Ied & Makna Kemenangan Menurut Ustadz Husni Abadi Al Bali
Selain itu ia juga mengaku mendapat pengalaman unik saat berwisata di Penglipuran dan berharap kekayaan budaya ini terus dilestarikan.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan, pihak pengelola bekerja sama dengan berbagai pihak terkait serta menyediakan lahan parkir yang memadai agar kunjungan wisatawan tetap lancar dan tertata dengan baik.
Jatiluwih Bersiaga Kantong Parkir
Sedangkan di DTW Jatiluwih kunjungan wisatawan yang membludak ini membuat pengelola harus menyiapkan kantong parkir tambahan.
Pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, menyediakan 12 kantong parkir untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung saat libur Lebaran 2025.
Baca Juga: Ogoh-ogoh Tikus Berdasi Bawa Tuas Pompa BBM Viral, Warganet : Kayak Kenal
“Kami proyeksi kunjungan semakin meningkat yang biasanya diramaikan wisatawan domestik,” kata Manager DTW Jatiluwih I Ketut Purna di Kabupaten Tabanan, Bali, Selasa (1/4/2025).
Berita Terkait
-
Isi Waktu Libur Lebaran, Lebih dari 22 Ribu Warga Padati TMII Kamis Ini
-
Mudik Lebaran 2025 Sepi, Pengamat Ungkap Biang Keroknya
-
Benarkah Muhammadiyah Pelopor Modernisasi Halal Bihalal di Indonesia? Ini Faktanya
-
Masih Ada! Update Harga Tiket Bus AKAP Surabaya-Jakarta di Arus Balik Lebaran 2025
-
8 Rekomendasi Tempat Wisata di Solo, Kunjungi Bersama Keluarga saat Pulang Kampung
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak