SuaraBali.id - Jaringan internet segala bentuk siaran selama Hari Raya Nyepi 2025 di Bali dimatikan pada Sabtu 29 Maret 2025.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pun telah mengeluarkan surat edaran ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terkait hal ini.
“Komdigi sudah mengeluarkan surat kepada Pemda Bali ya, untuk menghentikan Internet juga siaran tv selama puasa Nyepi,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni.
Kebijakan ini akan berlaku pada 29 Maret 2025 mulai pukul 06.00 WITA hingga jam yang sama di keesokkan harinya.
Namun nantinya, kata dia, kendali untuk mematikan jaringan tersebut akan diserahkan pada operator seluler di masing-masing wilayah.
“Kendalinya di operator nanti ya,” kata Wayan.
Terkait hal ini, operator seluler yaitu Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) juga berkomitmen akan mematikan sementara layanan data seluler 9 Kabupatenbdan Kota di Pulau Bali saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947.
Seperti aturan setiap tahunnya, data selular akan dimatikan sementara mulai Sabtu, 29 Maret 2025 pukul 06.00 WITA hingga Minggu, 30 Maret 2025 pukul 06.00 WITA.
Hal itu mengacu pada surat edaran Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Bali Nomor: B.14.400.8.2.3/1380/IKP/D.KOMINFOS tanggal 19 Februari 2025 mengenai penghentian layanan data seluler dan tidak mendistribusikan siaran televisi pada Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947.
Baca Juga: Drama di Atap Karena Panik, Pria di Denpasar Ini Pura-Pura Pingsan Sampai Disemprot Damkar
Menurut SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang hal itu sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan budaya umat Hindu di Bali.
“Indosat akan menghentikan sementara layanan data seluler selama Nyepi. Namun, layanan telekomunikasi yang menjangkau objek vital dan fasilitas penting seperti rumah sakit, kantor kepolisian, bandara, serta pemadam kebakaran akan tetap beroperasi demi kepentingan publik,” jelas Steve Saerang sebagaimana keterangan tertulis.
Namun demikian, Indosat juga memastikan kenyamanan pelanggan selama momen Hari Raya Idulfitri 1446 H dengan mengoptimalkan jaringan di 19 titik strategis (Point of Interest/POI) di Bali.
Titik Strategis itu termasuk Bandara I Gusti Ngurah Rai, Terminal Ubung, Terminal Mengwi, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Padang Bai, Ubud, GWK, dan Pura Uluwatu.
Indosat memaksimalkan penguatan jaringan dengan disediakannya 5 Mobile BTS (MBTS) di lokasi-lokasi prioritas seperti Pelabuhan Gilimanuk, Pantai Pandawa, Cemagi, Canggu, dan Besakih.
“Kami selalu berupaya untuk mendukung perayaan hari besar keagamaan serta menghormati nilai-nilai budaya dan kepercayaan masyarakat di seluruh wilayah operasi kami,’ ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat
-
Doa Bersama Penglingsir Puri dan Tokoh Lintas Agama di Bali untuk Nusantara
-
Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Make Up 2026