SuaraBali.id - Aksi mesum viral siswa kelas XII SMAN 6 Denpasar di ruang kelas akhirnya mendapat sanksi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali.
Menurut Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikpora Bali Ngurah Pasek Wira Kusuma sanksi moral yang pertama diberikan kepada sepasang pelajar yang melakukan tindakan asusila tersebut.
“Kita pakai sanksi moral dalam artian sekala niskala agar mereka meminta maaf ke teman-teman dan guru dan dilakukan persembahyangan guru piduka,” kata Ngurah Pasek.
Ia menyebutkan upacara guru piduka atau pembersihan sekolah perlu dilakukan karena sekolah dinilai ternodai oleh dua pelajar tersebut. Namun belum dipastikan jadwalnya, sebab saat ini SMAN 6 Denpasar masih dalam rangkaian kegiatan Bulan Basa Bali.
Demikian pula belum ada hukuman berat dilayangkan. Akan tetapi kedua siswa mendapat surat peringatan pertama dan dipanggil kedua orang tuanya untuk menghadap pihak sekolah, Disdikpora Bali, dan Anggota DPD RI Arya Wedakarna.
“Surat peringatan kan ada tiga, peringatan pertama dalam artian mereka tidak akan mengulangi itu lagi dan dengan dasar surat itu juga mereka sepakat kalau ada lagi kami akan lanjut ada surat peringatan kedua dan peringatan ketiga,” ujar Pasek.
Sedangkan si perekam video, diberi arahan oleh Disdikpora Bali agar lebih berhati-hati karena berpotensi terjerat Undang-Undang ITE, namun tindakannya justru dipuji karena membongkar aksi mesum di lingkungan sekolah.
“Kemarin bahkan orang tua anak-anak ini (pelaku) sangat suportif, sudah menghadap dan di sana disampaikan justru perekam ini sebagai pahlawan, karena yang merekam dengan adanya ini berdampak positif ketika siswa-siswi berpacaran tingkat SMA, agar tidak terjadi hal tersebut lagi di satuan pendidikan,” kata dia.
Perekam video tersebut dijamin tetap bisa bersekolah dengan aman. Bahkan setelah diberi sanksi moral dan surat peringatan, sepasang pelajar dalam video viral tersebut masih ditempatkan di kelas yang sama, begitu pula dengan perekam.
Baca Juga: Sekelompok WNA di Bali Berulah, Pukuli Sekuriti di Beach Club, Ini Awalnya
Adapun kronologis dari video yang diunggah Anggota DPD RI Arya Wedakarna di Instagramnya sendiri itu direkam seorang siswa pada Januari lalu.
Pelaku dan perekam diketahui merupakan teman satu kubu, namun karena di saat ulangan umum perekam tidak diikutsertakan dalam kelompok akhirnya ia menyebarkan video pelaku di media sosial.
“Itu (aksi mesum) saat jam istirahat sepengetahuan kami, semuanya anak-anak ini ingin menunjukkan bahwa benar-benar cinta dan berpacaran, ini rasa egonya, seperti pamer kan tapi kalau pamer di sekolah salah yang seperti itu,” ujar Ngurah Pasek. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat