SuaraBali.id - Permasalahan hiburan musik karaoke yang mengganggu kenyamanan warga di Alun-Alun Gianyar diatensi oleh para pemangku kebijakan di Gianyar diantaranya Pasi Ops Kodim 1616/Gianyar, Kapten Inf Wayan Sudarmika, bersama Babinsa Kelurahan Gianyar, Sertu I Made Merta Yasa.
Hal ini pun dibahas saat menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait hal tersebut.
Karaoke liar menggunakan sound system yang dilakukan warga ini telah memicu keresahan di Lingkungan Pas Dalem, Kelurahan Gianyar, Kecamatan Gianyar.
Adapun pertemuan yang digelar di Kantor Satpol PP, Jalan Manik, Kabupaten Gianyar, pada Senin (30/12/2024), bertujuan untuk menemukan solusi atas masalah yang timbul akibat karaoke liar yang berlangsung tanpa mengindahkan waktu.
Disebutkan bahwa karaoke tersebut telah mengganggu ketertiban umum, karena sering berlangsung hingga malam hari, menyebabkan gangguan bagi warga sekitar.
“Pada 28 Desember 2024, pukul 15.00 WITA, sound system karaoke tersebut diambil oleh warga karena sudah mencapai puncak kemarahan warga setempat. Sebelumnya, telah ada mediasi dengan pemilik sound system, Nyoman Suardana, yang hasilnya mengeluarkan Surat Peringatan (SP1), namun masalah ini belum juga terselesaikan,” kata Wayan Sudarmika.
Akhirnya pemilik sound system, Nyoman Suardana, diberikan SP2 dan diminta mematuhi aturan serta ketentuan yang telah disepakati.
Warga setempat menginginkan agar kegiatan karaoke tersebut dihentikan agar tidak ada lagi gangguan serupa di masa depan.
Baca Juga: Mesin BBM Pertamina Ambruk Setelah Selangnya Ditarik Truk
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG