SuaraBali.id - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar mengamankan ratusan obat penambah stamina yang ilegal dan mengandung bahan kimia berbahaya. Obat tersebut dikemas berbentuk kopi yang disebutkan mampu menambah stamina.
Kepala Balai BPOM di Denpasar, Bali, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni menjelaskan pihaknya mengamankan sales dan pedagang yang kedapatan memasarkan produk tersebut. Ada dua pelaku yang terlibat dan saat ini telah ditahan yang berinisial FS (22) dan seorang pedagang yang tidak disebutkan namanya.
Para pelaku disebut memasarkan barangnya ke pelosok desa dengan menggunakan sepeda motor.
“(Para pelaku) ketemunya di rumah, modusnya beli putus mereka. Jadi menggunakan motor menjual sampai pelosok-pelosok desa,” ujar Aryapatni di kantornya pada Senin (14/10/2024).
Ada dua jenis produk yang diamankan yanni sebanyak 400 kotak kopi yang masing-masing berisikan 10 sachet bermerek Kopi Gali-Gali, serta 10 kotak yang berisikan 20 sachet kapsul obat bermerek Buaya Jantan. BBPOM menaksir nilai barang yang disita senilai Rp102,5 juta.
Namun demikian, Aryapatni menyebut jika para pelaku memperoleh barang tersebut dari pabrik yang ada di Cilacap, Jawa Tengah. Produk tersebur dibawa dari Pulau Jawa untuk diedarkan di Bali.
Sementara sejauh penemuannya, pihaknya tidak pernah menemukan pabrik obat serupa di Bali.
“Produksinya di Cilacap. Kita belum pernah menemukan produksi yang di Provinsi Bali bali, jadi ini masih jalur distribusi,” imbuhnya.
Mereka dikenakan Pasal 435 Undang-undang nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun dengan denda maksimal Rp5 miliar.
Baca Juga: BBN Airlines Terbang Perdana Rute Jakarta - Denpasar
Selain itu, BBPOM juga memberikan sanksi administratif bagi para penjual obat serupa di toko jamu. Sanksi tersebut berupa pemusnahan obat tak berizin dan mengandung bahan kimia berbahaya tersebut. Dari data BBPOM, mereka telah memusnahkan 1.117 kemasan dari 120 barang berbeda.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA
-
HGB Anda Hampir Habis? Jangan Panik, Begini Cara Perpanjang Sertifikat Lewat HP