SuaraBali.id - Sopir bus asal Kediri, Jawa Timur berinisial CR (43) diamankan Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menindaklanjuti insiden kecelakaan bus pariwisata yang melindas seorang pengguna jalan hingga tewas di simpang tiga lampu lalu lintas wilayah Kebon Roek, Mataram.
"Dari insiden kecelakaan bus pariwisata kemarin, sopirnya sudah kami amankan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Mataram AKP Yozana Fajri Sidik, Rabu (25/7/2024).
Menurutnya, aparat kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan kini sedang mengumpulkan keterangan saksi yang menyaksikan insiden tersebut.
Pihaknya juga sudah mendapatkan kronologi peristiwa tersebut yang mana salah satunya berdasarkan keterangan sopir taksi yang kebetulan berada di lokasi menyaksikan insiden tersebut.
"Menurut sopir taksi, korban menyeberang di depan bus saat lampu sudah hijau," ujarnya.
Selain itu korban tidak menyebrang pada area zebra cross lampu lalu lintas. Sopir bus berinisial CR dalam keterangan mengaku tidak melihat korban saat menyeberang.
"Mungkin ada letak titik blind spot (area tidak terlihat) bus, sehingga tidak bisa dilihat. Ada jarak-jarak tertentu tidak bisa dilihat," akunya.
Sopir bus pariwisata tersebut sudah diamankan dan sedang dalam proses penyelidikan.
"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kita udah ambil langkah-langkah dan tindak lanjut. Sesuai kronologis kejadian, sampai saat ini insiden ini kami naikkan ke laporan polisi terkait laka (kecelakaan) yang melibatkan korban meninggal dari pengguna jalan," katanya.
Baca Juga: Kenapa Angka Kecelakaan di Bali Tinggi Hingga 5 Besar Nasional? Ini Kata Karo Ops Polda Bali
Adapun korban yang tewas dalam insiden Selasa (23/7) pagi sekitar pukul 10.00 Wita itu bernama Muniah (69), warga Ampenan, Kota Mataram.
Bus pariwisata yang melindas korban membawa rombongan peziarah makam dari Jawa Timur.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, polisi mempelajari posisi terakhir tubuh korban pada bagian depan ban belakang sebelah kiri bus dan bercak darah di lokasi.
"Untuk sementara, dari hasil olah TKP, bus diduga menabrak korban dari arah depan kemudian terlindas ban depan dan terseret," ujar dia. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan