Selain pariwisata, Pantai Kuta juga memiliki budaya lokal yang unik. Kawasan pantai ini adalah rumah bagi komunitas nelayan dan pengrajin yang membuat kerajinan tangan dan souvenir tradisional. Pantai Kuta juga menjadi tempat diselenggarakannya upacara keagamaan Hindu dan festival budaya.
Perkembangan pariwisata di Pantai Kuta telah berdampak positif dan negatif terhadap kawasan tersebut. Positifnya, pariwisata telah membawa lapangan kerja dan pendapatan bagi masyarakat setempat.
Namun, pariwisata juga menimbulkan masalah seperti kemacetan lalu lintas, kepadatan penduduk, dan polusi lingkungan. Demikian pula dengan batas di pantai ini yang sudah banyak berubah karena adanya abrasi yang cukup kuat. Sehingga daratan di bibir pantai ini pun semakin lama semakin curam.
Baca Juga: Cerita di Balik Bule Brazil Ngamuk Lalu Hancurkan Kafe di Jimbaran
Berita Terkait
-
8 Destinasi Wisata di Cilacap, Banyak Spot Instagramable
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata di Dieng, Nuansa Alam Penuh History
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Libur Lebaran di Lampung? Ini 6 Destinasi Wisata Seru yang Wajib Dikunjungi
-
Back to Nature, Panduan Praktis Liburan Outdoor untuk Pemula
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata