SuaraBali.id - Bali United akan menjamu Borneo FC dalam perebutan tempat ketiga BRI Liga 1 musim 2023/2024 ini. Pertandingan akan berlangsung selama dua leg dan leg pertama akan dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Sabtu (25/05/2024) besok.
Pertandingan besok juga akan menjadi pertandingan kandang terakhir bagi Bali United. Pelatih Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra menjelaskan jika dia merasa senang setiap bermain di Stadion Dipta.
Menurutnya, timnya selalu bermain percaya diri ketika bermain di kandang mereka tersebut.
“Ya pasti kita lebih senang waktu main di Dipta. Kita beberapa pertandingan terakhir di Dipta kita bisa main bagus terus juga bisa punya hasil positif di sini,” ujarnya saat konferensi pers di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Jumat (24/05/2024).
Baca Juga: Supporter Bali United Sedih Tak Bisa Nonton Laga Semifinal Liga 1 di Stadion Dipta
Rasa senang itu tentu semakin terasa karena saat pertandingan kandang terakhir Serdadu Tridatu, mereka harus bermain di Training Center Pantai Purnama. Hal tersebut lantaran Stadion Dipta saat itu sedang digunakan untuk menggelar turnamen Piala Asia Putri U-17.
Saat pertandingan krusial tersebut, anak asuh Teco terpaksa bermain imbang 1-1 melawan Persib Bandung. Sementara saat bertandang ke Bandung, Bali United kalah telak 0-3 dan gagal mencapai final.
Pelatih asal Brasil itu juga ingin memanfaatkan kedekatan pemain dengan suporter saat bermain di Stadion Dipta. Hal tersebut juga membuat hasil positif kerap didapatnya di kandang musim ini.
“Seperti terakhir kita lawan Persib kita main tanpa suporter di (Training Center) Purnama. Pasti waktu itu kita kecewa tidak main di Dipta,” tuturnya.
“Seperti saya bilang beberapa pertandingan terakhir di Dipta dekat sama suporter dan hasil juga positif. Kita sering menang di sini,” imbuh Teco.
Baca Juga: Usaha Bhayangkara Lawan Kemustahilan Dalam Laga Hidup-Mati Kontra Bali United
Bali United memang tercatat belum terkalahkan saat bermain di kandang pada tahun 2024 ini. Menariknya, kekalahan terakhir yang dirasakan Bali United saat bermain kandang adalah kala melawan Borneo FC pada bulan Desember 2023 lalu.
Saat itu Serdadu Tridatu terpaksa tunduk dengan skor 1-2 dari Pesut Etam.
Melawan Borneo, Teco mengaku jika keempat tim yang lolos pada babak Championship Series adalah tim yang bagus. Terlebih Borneo juga menjuarai babak regular series.
Teco ingin memperbaiki rekor buruk saat menghadapi Borneo sekaligus bangkit dari kekalahan pada pertandingan terakhir melawan Persib.
“Kita tahu kualitas dari mereka. Mudah-mudahan kita bisa perbaiki tim dari pertandingan terakhir buat kita bisa main lebih bagus,” pungkasnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Bali United Rebutan Dapat Jordi Amat dengan Raksasa Liga 1 Indonesia?
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Bukan Opor Ayam, Ini 10 Kuliner Lebaran Unik Khas Tasikmalaya yang Wajib Kamu Coba
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Dikabarkan Tertarik Gabung Bali United, Siapa Dia?
-
Lebaran dan Refleksi Diri: Menemukan Makna Kemenangan Sejati
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram