Muhammad Yunus
Minggu, 05 Mei 2024 | 10:22 WIB
Rizky Febian tiba di Rumah Mahalini, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu (5/5/2024) [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]

SuaraBali.id - Prosesi Mepamit jelang pernikahan penyanyi Mahalini Raharja dan Rizky Febian digelar pada Minggu (5/5/2024) hari ini.

Prosesi tersebut akan dilaksanakan di kediaman keluarga Mahalini Raharja yang berada di Desa Adat Padonan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Persiapan prosesi ini sudah dilaksanakan sejak pagi hari dengan melibatkan warga Banjar Aseman Kawan, Desa Adat Padonan. Para tamu juga satu per satu berdatangan menuju lokasi.

Mahalini memang sudah berada di kediamannya sejak acara berlangsung. Namun, awak media tidak dapat melihat sosok Mahalini yang diperkirakan berada di dalam rumahnya. Awak media juga tidak diizinkan untuk masuk ke dalam rumah.

Sementara itu, Rizky Febian bersama rombongan akhirnya tiba di lokasi pada pukul 10.05 WITA. Rombongan Rizky Febian tiba dengan dua mobil Alphard.

Terlihat, pelantun lagu Kesempurnaan Cinta itu mengenakan pakaian adat Bali. Rizky mengenakan kemeja berwarna cokelat dan pasangan kamben dan udeng dengan warna hijau sage.

Tak berselang lama, Sule yang merupakan ayah Rizky memasuki lokasi dengan pakaian yang serupa dengan Rizky. Selain itu, terlihat juga dua adik Rizky yakni Putry Delina dan Rizwan Fadillah yang turut memasuki lokasi.

Sementara, satu adik Rizky yakni Ferdinan Andriansyach tidak terlihat hadir ke lokasi.

Dikonfirmasi sebelumnya, Kelihan Adat atau Kepala Banjar Aseman Kawan, I Gede Hardi Raharja menjelaskan prosesi yang akan berlangsung di kediaman keluarga Mahalini hari ini.

Baca Juga: Pernikahan Mahalini dan Rizky, Sebagian Ruas Jalan Depan Rumah Mahalini Ditutup

“Ya runtutan acara dari pagi, kalau di Bali istilahnya Mepamit. Habis itu Medharma Swaka dan baru resepsi,” ujar Hardi.

Prosesi Mepamit menjadikan Mahalini berpamitan dengan rumah semasa gadisnya untuk menjalankan kehidupan berumah tangga.

Sementara, prosesi Dharma Swaka dilaksanakan dengan melibatkan kepala banjar dan tokoh masyarakat sekitar. Pada prosesi tersebut, kedua mempelai akan mendengarkan wejangan dari tokoh masyarakat untuk membangun rumah tangganya kelak.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Load More