SuaraBali.id - Dampak banjir yang melanda Dubai, Uni Emirat Arab menyebabkan penerbangan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengalami penyesuaian pergerakan pesawat. Maskapai yang melakukan penerbangan langsung ke Dubai yaitu Emirates pun mengalami delay dan penyesuaian jadwal.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan mengatakan, penyesuaian yang dilakukan seperti bersiap dengan perubahan jam kedatangan dan keberangkatan maskapai Emirates rute Denpasar yang berbeda dari waktu semestinya.
“Dari pesawat Emirates masih delay beberapa kali ke sini, sehingga kami harus menyiapkan penerbangan malam hari misalnya kemarin mendarat jam 1.30 Wita lalu jam 3.00 Wita terbang lagi, padahal biasanya jam 23.00 Wita terbang jadi subuh, ini kami sesuaikan dengan kondisi yang ada di Dubai,” ujarnya, Jumat (19/4/2024).
Adapun jumlah penumpang internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai tidak terlalu dipengaruhi oleh kondisi di Timur Tengah tersebut, bahkan rencana Qatar Airways masuk Bali juga tidak terpengaruh dan hendak ditunda.
“Sejauh ini tidak terpengaruh, biasa saja karena lalu lintas penumpang internasional harian 37.000-38.000, kalau Emirates sendiri sehari kurang lebih 1.000 jadi tidak terlalu signifikan, masih ada penerbangan lain,” ujar Handy.
Meskipun jadwal maskapai ini belum stabil namun reservasi tiket masih terlihat tinggi, lantaran sebagian besar penumpang mereka adalah penumpang lanjutan dari Eropa, Amerika, dan Afrika, bukan didominasi masyarakat di sana.
Sejak hujan badai melumpuhkan daerah tersebut, pihak bandara mengaku terus aktif melakukan komunikasi dengan maskapai, sejauh ini semua dapat terkendali dengan penyesuaian-penyesuaian tadi.
Namun yang tidak dapat dikendalikan bandara adalah kejadian pada Rabu (17/4) lalu yang akhirnya membatalkan perjalanan maskapai Emirates dengan Airbus 380 karena banjir.
Karena sebab ini, maka Bandara I Gusti Ngurah Rai menyesuaikan diri dengan fokus kepada penumpang terdampak.
Baca Juga: Angkasa Pura I Siap Sambut Airbus A380 Emirates di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
Saat itu pun ada 592 calon penumpang yang akhirnya ditangani maskapai dan dipulangkan.
“Kami cek mereka sudah dipulangkan ke rumah masing-masing atau tidak jadi terbang, di kembalikan uang atau ubah jadwal, dari maskapai sudah maksimal memastikan tidak ada penumpang terlantar,” kata dia.
Untuk koordinasi lebih cepat, Handy turut menempatkan personel bandara di loket dan kantor maskapai Emirates, serta menambah kursi tunggu di terminal. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri