SuaraBali.id - Bali United akan melakoni partai besar kala menjamu Persija Jakarta pada lanjutan pekan ke-30 BRI Liga 1 2023/2024. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu tengah berjibaku untuk mengamankan tiket play-off 4 besar dengan 5 pertandingan tersisa.
Bali United saat ini mengoleksi 49 poin dan menduduki peringkat 4 klasemen sementara. Membuntuti Bali United sudah ada Madura United, PSIS Semarang, dan Persik Kediri yang mengintip dengan sama-sama memiliki raihan 46 poin.
Laga kontra Persija Jakarta besok akan menjadi laga krusial dalam misi Bali United untuk mengamankan tiket play-off.
Sementara, Persija memang menjalani musim yang naik-turun dan saat ini masih berada di papan tengah klasemen. Namun, anak asuh Thomas Doll tetap bisa menjadi ancaman jika Bali United lengah. Terlebih, Macan Kemayoran baru saja menang melawan Persik Kediri pekan lalu.
Namun, Bali United memiliki satu amunisi yang bisa dimanfaatkan yakni sang pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra sendiri. Pelatih asal Brasil itu sempat 2 tahun menukangi Persija dan memenangkan satu gelar liga.
Teco mengakui masih memiliki memori kala membesut Persija. Termasuk dengan menghadapi beberapa punggawa yang dahulu dilatihnya dan akan menjadi lawannya besok.
“Persija saya sudah kerja 2 tahun di sana. Saya benar-benar tahu suporter Jakmania sangat fanatik. Saya juga ada pemain sudah kerja sama saya masih ada di sana, pemain kualitas sangat bagus,” ujar Teco saat konferensi pers di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Jumat (29/3/2024) malam.
Memori Teco tentu juga belum pudar untuk mengingat Marko Simic. Bomber asal Kroasia itu juga turut membantu Persija memenangi Liga 1 2018 bersama Teco. Sempat hengkang selama 1 tahun, Simic kembali memperkuat Persija musim ini.
Simic sudah mencetak 9 gol sepanjang liga bergulir. Namun yang perlu digarisbawahi, 6 gol yang dicetak oleh striker berambut klimis itu didapatnya pada 3 laga terakhir. Termasuk memborong 2 gol saat Persija menang 2-0 kontra Persik.
Baca Juga: Bali United Rancang Opsi Rotasi Pemain Andalan
Tentu alasan itu yang juga membuat Teco melabeli Simic sebagai pemain dengan penyelesaian akhir yang ciamik dan insting gol yang tajam.
“Simic ya, di antara pemain kita kerja sama saya waktu di Persija. Pemain yang punya naluri gol, finishing sangat bagus,” imbuh Teco.
Simic bisa menjadi titik fokal di lini depan Persija pada pertandingan besok. Sehingga Teco meminta pemainnya untuk menjaga ketat striker 36 tahun itu.
Teco menginginkan betul agar pemain-pemainnya bisa fokus dan bisa menjaga gawang tetap bersih selama 90 menit besok.
“Lini pertahanan kita harus benar-benar fokus buat bisa bertahan bagus, buat bisa marking (menempel) dia (Simic),” ucap Teco.
“Tapi kita tahu sepakbola bukan Simic aja di Persija. Beberapa pemain di depan, di tengah punya kualitas bagus. Kita harus punya teamwork untuk tidak kebobolan besok,” tuturnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka