SuaraBali.id - Memasuki Bulan Ramadan, umat Muslim di seluruh Indonesia diwajibkan untuk berpuasa dari terbitnya fajar hingga senja berlangsung antara 12-17 jam.
Bulan dimana sudah waktunya mereka wajib bangun sebelum adzan subuh tiba untuk melaksanakan makan sahur. Setiap wilayah di Indonesia memiliki jadwal Imsakiyah sebagai batas selesai sahur dan jadwal berbuka puasa sebagai pengingat berbuka.
Berikut Jadwal Imsak dan berbuka puasa Waktu Bali 7 Ramadan 1445H (Senin, 18 Maret 2024)
Kabupaten Badung
· Imsak : 04.58
· Buka Puasa/Maghrib : 18.34
Kabupaten Bangli
· Imsak : 04.58
· Buka Puasa/Maghrib : 18.33
Baca Juga: Pergerakan Wisatawan di Tanah Lot Diawasi Karena Ombak Tinggi di Sore Hari
Kabupaten Buleleng
· Imsak : 04.59
· Buka Puasa/Maghrib : 18.34
Kabupaten Gianyar
· Imsak : 04.58
· Buka Puasa/Maghrib : 18.34
Kabupaten Jembrana
· Imsak : 05.01
· Buka Puasa/Maghrib : 18.37
Kabupaten Karangasem
· Imsak : 04.57
· Buka Puasa/Maghrib : 18.32
Kabupaten Klungkung
· Imsak : 04.57
· Buka Puasa/Maghrib : 18.33
Kabupaten Tabanan
· Imsak : 04.59
· Buka Puasa/Maghrib : 18.34
Kota Denpasar
· Imsak : 04.58
· Buka Puasa/Maghrib : 18.34
Puasa sendiri diartikan sebagai menahan diri dari sesuatu, menahan lapar, menahan dahaga hingga menahan nafsu.
Syarat sah Puasa Ramadhan ini menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkannya disertai dengan niat. Puasa dilakukan mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Puasa Ramadhan merupakan pelaksanaan dari Rukun Iman yang keempat dan telah diperintahkan oleh Allah SWT Kepada seluruh hamba-Nya yang beriman.
Melansir dari Laman Dalam Islam, Allah telah berfirman dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 183, yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”
Hal ini menandakan bahwa melaksanakan Puasa Ramadhan adalah wajib hukumnya, dimana hal tersebut adalah bentuk pertanggungjawaban manusia kepada penciptanya secara langsung.
Selain itu, dengan menjalankan ibadah Puasa Ramadhan memiliki keterkaitan erat di antara manusia satu dengan manusia lainnya, seperti timbulnya rasa simpatik serta rasa kebersamaan, timbulnya semangat untuk saling tolong menolong dan sebagainya.
Marhaban Ya Ramadhan.. Selamat Berbuka puasa
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun