SuaraBali.id - Saat melaksanakan Hari Raya Nyepi, banyak larangan atau pantangan-pantangan yang harus dilakukan oleh umat Hindu.
Istilah tersebut biasa dikenal dengan Catur Bratha Penyepian. Pantangan ini wajib dilakukan dan ditaati oleh umat Hindu.
Namun, selain itu juga wajib ditaati oleh seluruh Masyarakat yang ada di Bali. Mengingat Masyarakat di Bali dominan beragama Hindu, sehingga agama yang lainnya harus menghargai dan toleransi.
Lantas apa saja yang termasuk dalam Catur Bratha Penyepian?
Baca Juga: Seperti Tahun Sebelumya, Layanan Data Seluler Dan IPTV Dimatikan Saat Nyepi
Catur Bratha Penyepian ini merupakan 4 larangan atau pantangan saat Hari Raya Nyepi. Pantangan tersebut berlaku mulai pukul 6 pagi hingga pukul 6 pagi keesokan harinya.
Melansir dari laman Hindu Alukta, 4 macam larangan atau pantangan tersebut meliputi:
1. Amati Geni
Amati Geni yang dimaksud yaitu larangan menyalakan Api. Hal ini salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Hindu saat Bratha Penyepian. Api yang dimaksud bukan hanya api secara nyata, namun juga mengarah pada sifat atau ego manusia.
Seperti contohnya tidak diperbolehkan marah, cemburu yang dapat mengakibatkan keributan atau melukai orang lain.
Baca Juga: Mohon Keselamatan dan Perlindungan, Ini Makna Tumpek Kuningan
Namun ada pengecualian bagi orang yang sakit dan melaksanakan upacara yang berkaitan dengan Hari Raya Nyepi. Mereka diperbolehkan menyalakan api demi kepentingan upacara.
Berita Terkait
-
7 Potret Artis Rayakan Nyepi 2025, Happy Salma Ikut Pawai Ogoh-Ogoh
-
Peringati Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako hingga Renovasi Pura
-
60 Poster Nyepi 2025 Bisa Diedit Jadi Ucapan Hari Raya Umat Hindu
-
Bandara Ngurah Rai Tutup Total saat Nyepi 2025: Catat Jadwalnya!
-
Nyepi Tanpa Ogoh-Ogoh? Ini Tradisi Unik yang Wajib Diketahui
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak