SuaraBali.id - Kasus hewan buas masuk ke dalam pemukiman bahkan rumah-rumah penduduk rasanya kini sudah menjadi hal yang biasa.
Bagaimana tidak, pasalnya kasus tersebut sudah banyak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhinya, mulai dari posisi rumah yang dekat dengan hutan dan sebagainya.
Seperti yang baru-baru ini terjadi di daerah Bali. Kali ini bukan masuk ke dalam rumah warga, melainkan di sebuah area perkantoran.
Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @infobali.viral memperlihatkan seekor ular berukuran cukup besar berada di dalam Gedung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Gianyar pada Jumat (23/2/24).
Beruntungnya ular tersebut tidak sampai memakan korban dan langsung di atensi oleh petugas pemadam kebakaran.
Seekor ular dapat masuk ke dalam sebuah ruangan melewati celah atau ruang kecil, hingga kloset. Bahkan hewan membahayakan ini dapat bertelur dan menetap di dalam ruangan.
Lantas apa penyebab ular-ular ini bisa masuk ke dalam rumah?
Ular menyukai tempat yang gelap dan lembap. Ia juga suka hidup dan bersembunyi di celah juga lubang.
Hal ini yang perlu diwaspadai, lantaran bisa mengundang ular masuk ke dalam rumah. Sebaiknya, bagian lubang, retakan, atau talang, pipa dan ventilasi rusak harus ditutup rapat untuk menghindari adanya pintu yang bisa dimasuki seekor ular.
Baca Juga: Curi Uang dan Jaket di Alun-Alun Kota Gianyar, Pria Ini Terekam CCTV
Selain itu, adanya taman atau halaman di rumah juga bisa menjadi tempat persembunyian ular yang akhirnya bisa masuk ke rumah.
Untuk mencegah rumput-rumput tersebut menjadi tempat persembunyian ular, maka harus dirawat dengan dipotong pendek jika sekiranya sudah liar.
Pertimbangkan juga untuk memasang pagar anti ular yang terbuat dari jaring baja, terpal plastic atau jarring penangkap.
Selain itu bisa juga menggunakan bahan-bahan yang menyulitkan ular untuk merayap seperti daun holly, pine cone, kulit telur dan kerikil.
Kontributor: Kanita Auliyana Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat