SuaraBali.id - Makanan tradisional khas Bali yang tak kalah menarik untuk dicoba adalah Nasi Tepeng. Nasi ini memang sekilas hampir mirip dengan nasi campur Bali pada umumnya.
Namun, Nasi Tepeng biasanya disajikan dengan Nangka muda, ayam goreng, kacang Panjang, atau telur. Nasi ini semakin terlihat nikmat dan khas lantaran packagingnya dibungkus menggunakan daun pisang.
Nasi Tepeng ini sendiri merupakan salah satu makanan tradisional dari Gianyar, Bali. Namun tak perlu jauh-jauh ke Gianyar, kalian bisa berkreasi sendiri di dapur untuk membuat Nasi Tepeng ini.
Penasaran apa saja bahan-bahan yang digunakan? Simak resep berikut ini!
Bahan-Bahan:
- Beras 350 gram
- Air 400 ml
- Santan 200 ml
- Daun salam 4 lembar
- Serai 2 batang
- Kunyit bubuk ¼ sendok the
- Garam 1 sendok the
- Nangka muda 150 gram
- Terong ungu 1 buah
Bahan Bumbu Halus:
- Bawang merah 4 buah
- Bawang putih 2 siung
- Ketumbar bubuk 1 sendok the
- Saus tiram 1 ½ sendok makan
Cara Memasak:
- Cuci beras terlebih dahulu, campurkan dengan air dan santan.
- Masukkan daun salam, serai dan kunyit.
- Kemudian tambahkan garam dan semua bumbu halus.
- Potong- potong Nangka muda dan terong ungu.
- Tambahkan Nangka muda dan terong, kemudian aduk.
- Masak dalam penanak nasi hingga matang.
- Nasi Tepeng siap disajikan!
Kontributor: Kanita Auliyana Lestari
Baca Juga: Momen Luhut Pamer Jari Manis Tercelup Tinta usai Mencoblos di Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas