SuaraBali.id - Salah satu tempat belanja tradisional yang paling fenomenal dan populer di Bali adalah Pasar Seni Sukawati.
Iya, rasanya belum pernah ke Bali jika belum memborong pernak-pernik di pasar ini. Pasar Seni Sukawati berlokasi di Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Jarak tempuh dari Kota Denpasar sekitar 14 km. Sementara dari pusat Kota Gianyar bisa ditempuh selama kurang lebih 20 menit.
Berbicara soal Pasar Seni Sukawati, sebenarnya bagaimana Sejarah dari tempat ini?
Pasar Seni Sukawati ini terkenal, lantaran banyak wisatawan yang berbelanja berbagai produk kerajinan disini.
Selain banyak pilihannya, harganya pun tergolong ramah di kantong, sehingga banyak wisatawan yang memilih belanja di Pasar Seni Sukawati.
Pasar Seni Sukawati ini berdiri sejak Tahun 1983. Awalnya, beberapa pedagang kerajinan patung yang mengacung kerajinannya di Denpasar yaitu di Banjar Baluan sering ditertibkan oleh petugas ketertiban Pemda setempat.
Akhirnya pedagang tersebut mencoba menghimpun diri dan menyampaikan pada pihak Desa dan Kecamatan Sukawati.
Atas musyawarah dan Keputusan Bersama, akhirnya dipinjamkan tempat di Banjar Tebuana dan Banjar Tangluk Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar yang statusnya milik Desa Adat Sukawati, Dimana sifatnya sementara.
Baca Juga: Seperti Tempat Pembuangan Akhir, Trotoar di Kuta Penuh Sampah
Kemudian pada pertengahan Tahun 1983 atas Prakarsa Pemda Gianyar, diadakan pembebasan tanah dan dibangun 1 unit bangunan Gedung Pasar Seni Sukawati yang sekarang lokasi Blok B.
Bangunan tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Bali, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, pada 25 Mei 1985.
Setelah pasar ini diresmikan, banyak pengrajin yang berkeinginan untuk berjualan disini. Akhirnya di awal Tahun 1990 Pemda Gianyar Kembali membangun 2 Blok, A dan C yang difungsikan secara efektif pada 1991.
Sehingga jumlah pedagang yang tertampung di dalam Gedung Pasar Seni Sukawati adalah sebanyak 770 pedagang.
Kontributor: Kanita Auliyana Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Gubernur Koster Tegas: Jangan Biarkan AI Hapus Kecerdasan Budaya Bali
-
Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah
-
Penyebab Antrean Belasan Kilometer di Pelabuhan Ketapang Terungkap
-
Spesial bagi Nasabah, BRI Hadirkan Promo Menarik di Hari Pelanggan Nasional 2026
-
Air PDAM Mati Saat Kebakaran Pura di Klungkung, Warga Lakukan Aksi Dramatis Padamkan Api