Blayag, kuliner langka khas Buleleng. [Ist]
SuaraBali.id - Rekomendasi makanan tradisional Bali yang tak kalah enak yaitu Blayag. Makanan ini terbilang sudah cukup sulit dijumpai alias langka.
Mengapa langka? Lantaran saat ini sudah jarang sekali yang menjual makanan tersebut. Tapi tenang, kalian tetap bisa mencicipi Blayag dengan berkreasi sendiri di rumah.
Penasaran bagaimana cara memasak makanan khas Buleleng ini? Simak Resep berikuti ini!
Blayag Buleleng
Baca Juga: Surat Suara DPRD Kota Tertukar, 2 TPS di Buleleng Gelar PSU Pemilu 2024
Bahan-Bahan:
- Dada ayam 250 gr
- Kelapa tua ¼ btr
- Tepung beras 50 gr
- Santan kara 30 ml (Boleh santan biasa)
- Serai 2 batang
- Daun salam kering 3 lbr
Bumbu:
- Bawang Merah 6 siung
- Bawang Putih 4 bh
- Kencur 2 cm
- Kunyit 2 cm
- Lengkuas 2 cm
- Kemiri sangrai 3 btr
- Terasi ½ block
- Cabe kecil 4 bh
- Cabe keriting 2 bh
- Garam
- Masako ayam
Cara Memasak:
- Rebus dada ayam terlebih dahulu.
- Tambahkan sedikit garam dan gunakan api kecil agar menghasilkan kaldu yang enak.
- Haluskan semua bumbu.
- Buang buih-buih kecil yang mengambang di permukaan air kaldu.
- Masukkan bumbu uleg, serai dan daun salam ke dalam panci rebusan ayam.
- Rebus hingga ayam matang sempurna.
- Setelah sudah matang, angkat dan tiriskan.
- Tambahkan santai kara (1/2 kemasan dari @65ml).
- Kemudian tambahkan sedikit parutan kelapa, aduk dan gunakan api kecil.
- Tambahkan air tepung beras untuk mengentalkan bumbu.
- Tata lontong, tambahkan urap, ayam suir, dan kulit ayam (dada ayam di goreng sebentar), siram dengan bumbu blayag dan taburi dengan bawang goreng serta gorengan kacang kedelai.
- Blayag Buleleng siap dinikmati!
Kontributor: Kanita Auliyana Lestari
Baca Juga: Ketegasan KPU Buleleng, PSU di TPS 5 dan 6 Desa Pedawa Demi Demokrasi yang Jujur
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Nasi Goreng Semarang Terenak Mulai dari Babat hingga Pedas Menggila
-
Pedasnya Bikin Nagih, Ini 5 Kuliner Lombok yang Wajib Kamu Coba saat Liburan
-
Liburan ke Pemalang, Jangan Lupa Cicipi 5 Kuliner Legendaris Ini sebelum Hengkang
-
4 Kuliner Khas Magetan Ini yang Selalu Hadir di Meja Makan saat Lebaran
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak