SuaraBali.id - Melawan arus saat berkendara, turis asal Cina bernama Li Peng kurang berhati-hati. Pria berusia 45 tahun ini tidak bisa mengendalikan sepeda motor miliknya hingga menabrak pengendara motor bernama Subaidi (36).
Nahas, pria asal Bondowoso, Jawa Timur itu tewas di TKP dalam kondisi cedera kepala berat atau CKB.
Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di Jalan Pecatu Indah Raya Kuta, Badung, pada Rabu 14 Februari 2024 sekitar pukul 22.20 WITA. Kecelakaan itu melibatkan dua sepeda motor PCX DK 3362 PCZ dengan motor berplat P 5977 BC.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, motor PCX DK 3362 PCZ sedianya dikendarai oleh Li Peng asal China yang menginap di Hotel Ia Grande Bali Indah Pecatu, Badung. Sedangkan motor berplat P 5977 BC ditunggangi oleh korban, Subaidi.
Baca Juga: Polda Bali Minta Pelaku Pengeroyokan di Badung dan Denpasar Segera Menyerahkan Diri
Sebelum kecelakaan terjadi, Li Peng terlihat ugal-ugalan mengendarai motornya seorang diri. Turis asal China tersebut bergerak dari arah selatan dan, bahkan melawan arus ke utara.
"Turis asal China itu mengendarai sepeda motor dan melawan arus setiba di TKP Jalan Pecatu Indah Raya Kuta," ungkap AKP Sukadi, melansir dari BeritaBali.id--Jaringan Suara.com, Kamis (15/02/2024).
Tanpa melihat kiri dan kanan, Li Peng bergerak kencang melewati lajur kiri dan menghindari sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.
Bersamaan dengan itu, dari arah utara menuju ke selatan di jalurnya melaju sepeda motor berplat P 5977 BC hingga terjadilan tabrakan maut.
"Motor yang dikendarai turis asal China itu menabrak motor korban," ujarnya.
Baca Juga: Seorang Pemuda Tewas Tergeletak di Pinggir Jalan, Diduga Dikeroyok Gerombolan Pemotor
Atas kejadian tersebut, Li Peng mengalami luka robek di alias dan lecet di bagian kaki. Ia dilarikan ke RS Bali Jimbaran.
Sedangkan Subaidi mengalami luka dari hidung dan mulut keluar darah. Pria asal Bondowoso, Jawa Timur itu tewas di lokasi kejadian.
AKP Sukadi menjelaskan jenazah Subaida sudah dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar dan kecelakaan ini masih ditangani Unit Laka Satlantas Polresta Denpasar.
"Sudah ditangani Satlantas Polresta," bebernya.
Berita Terkait
-
Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan
-
Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
-
Pohon Tumbang Timpa Pengendara di Depan Kodam Makassar, 2 Korban Terluka
-
Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Waspadai Cuaca Laut Saat Arus Balik Lebaran: Gelombang di Selat Bali dan Lombok Capai Dua Meter
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak