SuaraBali.id - Gubernur NTB Periode 2018-2023, Dr. Zulkieflimansyah angkat bicara terkait pernyataan sekretaris DPW NTB Partai Perindo yang mengklaim dirinya tendensius.
Alasannya, karena survey yang disampaikan juga sudah didiskusikan dengan tokoh-tokoh di Partai Perindo baik tingkat daerah maupun pusat.
Gubernur NTB Periode 2018-2023, Dr. Zulkieflimansyah sekaligus Ketua Dewan Pakar PB NWDI mengatakan sebelum menyampaikan hasil survey kepada publik, sudah didiskusikan dengan Ketua Harian DPP Perindo TGH. M. Zainul Majdi.
Dari hasil diskusi tersebut, hal itu lantas direspon positif karena bisa menjadi bahan evaluasi agar bekerja lebih baik.
Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo Dan Tuan Guru Bajang Umumkan Ustaz Yusuf Mansur Gabung Perindo
“Hasil Survei yg saya sampaikan di acara HIMMAH NWDI itu juga pernah saya diskusikan dengan TGB, responnya bagus-bagus saja dan jadikan hasil tersebut utk berkerja lebih baik lagi menggarap anak-anak muda,” katanya Jum’at (05/01/2024) siang.
Tidak saja TGB, rendahnya hasil survey untuk pasangan Ganjar-Mahfud di NTB juga sudah didiskusikan dengan Ketua DPW NTB Perindo Khaerul Rizal.
Selain itu, tanggapannya juga bagus dan hasil tersebut dijadikan sebagai feedback untuk bekerja lebih baik.
“Begitu juga dgn Ketua Perindo NTB Pak Khaerul Rizal, respon nya juga bagus dan ini dijadikan feedback untuk bekerja lebih baik lagi,” ucapnya melalui pesan di aplikasi WhatsApp.
Sementara terkait dengan pernyataan Sekretaris DPW NTB Partai Perindo M. Nashib Ikroman yang menilai tendensius, hanya sebagai ancaman pecah koalisi pada Pilkada tahun 2024 ini.
Baca Juga: Pengurus Partai Perindo Mataram Bakar Atribut, Sesumbar Pindah ke Partai Lain
“Ini ACIP saja yg selalu tendensius. Sedikit-sedikit ngancam pecah koalisi 2024. Emang dia tahu apa tentang koalisi 2024? Selalu tendensius ingin pisahkan Zul Rohmi saja agendanya,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Partai Perindo Banten Kocar-Kacir, Pengurus Mundur Massal Setelah Tiga Kali Gagal di Pemilu
-
MK Hapus Presidential Threshold 20 Persen, Perindo: Kemenangan untuk Rakyat!
-
MK Hapus Presidential Threshold, Perindo: Ruang Demokrasi Semakin Terbuka
-
Siap Bikin Kebijakan di DPRD buat Dukung Swasembada Pangan, Perindo: Presiden Prabowo Selalu Gaungkan Nol Kemiskinan
-
Hasil Survei Indikator Terbaru Jelang Pemilihan, Pramono-Doel Paling Unggul
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak