SuaraBali.id - Komite Disiplin (Komdis) PSSI memutuskan hasil sidang terbaru terkait sanksi kepada kepada klub Persib Bandung dan Bali United akibat ulah supporter yang melakukan pelemparan.
Adapun hasil sidang komdis PSSI dilaksanakan pada 14 November 2023 lalu, ada lima keputusan yang kemudian diambil.
Persib Bandung dikenai sanksi sampai dua. Hukuman tersebut melibatkan klub maupun pemain.
Persib didenda 20 juta rupiah karena terjadi pelemparan botol oleh penoton. Hal itu terjadi ketika Persib menjamu Arema FC pada tanggal 8 November 2023.
Sedangkan kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam mendapatkan teguran keras karena mendorong pemain lawan. Hukuman serupa diberikan kepada pemain Arema FC, Ariel Lucero karena alasan serupa.
Di sisi lain untuk Bali United FC diberikan sanksi denda Rp20 juta karena terjadi pelanggaran yaitu pelemparan yang dilakukan oleh penonton Bali United FC di Tribun Timur Utara saat melawan Borneo FC Samarinda pada 12 November 2023.
Berita Terkait
-
Sepakat Bayar Denda Rp 97,49 M, Purbaya Buka Lagi Gerai Tiffany & Co Usai Disegel Bea Cukai
-
Persib Kena Tikung, Shin Tae-yong: Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija Jakarta
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Persib dan Borneo FC Tantang Raksasa ASEAN, ACC 2026/2027 Diprediksi Sengit
-
Persib Bandung Jadikan ASEAN Club Championship sebagai Ajang Uji Kesiapan Menuju ACL 2
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Teras Kapal BRI Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Wilayah Kepulauan
-
BRI Lampaui Target Awal KPP, Percepat Pembiayaan Perumahan di Indonesia
-
Dua Anak Terseret Arus di Pantai Kuta
-
Ratusan Dapur MBG di NTB Mogok Masak
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren