SuaraBali.id - Seorang balita 4 tahun bernama Baiq Hasna Zilatika warga Weles,Dusun Terara Selatan,Desa Terara,Kecamatan Terara, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat mengalami nasib malang ketika sedang bermain di sawah milik orang tuanya.
Sebagaimana dilansir Lombokita.id - jaringan suarabali.id, balita ini tiba tiba diserang dan digigit gerombolan anjing liar, Selasa (14/11/2023) sekitar pukul 16.30 Wita.
Gigitan gerombolan anjing ini membuat korban menderita luka serius di sekujur tubuhnya. Balita ini pun dilarikan ke Puskesmas karena lukanya dan diruRSUD dr Soejono Selongjuk ke RSUD dr Soejono Selong.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum digigit anjing liar, korban datang ke TKP bersama ibunya.
Mereka datang untuk membersihkan pohon jagung. Sesampainya di sawah, ibu korban membersihkan lahan jagung, sementara korban bermain sendiri di pematang.
Namun saat asyik bermain, tiba-tiba segerombolan anjing liar mendekatinya dan menyerang hingga mengigitnya. Akibat gigitan anjing anjing korban berteriak menangis kesakitan.
Ibu korban kaget mendengar anaknya berteriak menangis lansung mendekat dan mengusir anjing liar yang menggigit korban, dan membawa korban pulang.
Sesampai di rumahnya, karena luka cukup serius, korban dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan, karena kondisi luka korban cukup serius,pihak Puskesmas merujuk korban ke RS dr Soejono Selong.
Kapolsek Terara melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus tersebut dan kini korban sedang dalam perawatan intensif di RSUD Soejono Selong.
Baca Juga: Tetap Memancing Saat Hujan Deras Pria Asal Lombok Tewas Tersambar Petir
”Korban sedang dirawat di rumah sakit, karena luka serius akibat adanya gigitan tersebut,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Kemenkes RI Temukan Lebih dari 75 Ribu Balita Alami ISPA di Daerah Terdampak Karhutla
-
KPAI Desak Polisi Ungkap Kematian Balita yang Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda
-
Asap Karhutla Ancam Balita, 62.400 Anak Tercatat Mengalami ISPA
-
Kini Bus Rombongan Jakmania Dilempari di Tol, Perempuan jadi Korban, Balita Trauma
-
Jelang MotoGP Mandalika, Marc Marquez Cs Pawai di Mataram
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG