SuaraBali.id - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat NTB untuk Palestina memadati jalan Sriwijaya, Mataram, Nusa Tenggara Barat khususnya di depan gerai McDonald's. Di sejumlah wilayah produk-produk yang Pro terhadap Israel sudah diboikot secara masif.
Ketua Kasta NTB Lalu Wink Haris meminta agar pemerintah bisa mengevaluasi keberadaan gerai-gerai yang mendukung Israel. Karena masyarakat Indonesia secara umum dan NTB khususnya sangat harus menjunjung nilai kemanusian.
"Kita minta Pemprov NTB maupun Pemkot Mataram untuk mengevaluasi keberadaan gerai-gerai yang menjual produk-produk yang Pro zionis ini secara masif," katanya saat unjuk rasa di depan Gerai McD, Rabu (8/11) siang.
Ia mengatakan saat ini gerai-gerai yang disebut Pro Israel masih beroperasional secara aktif di NTB. Tidak saja yang menjual makanan tetapi juga produk aneka minuman.
"Penjualannya yang di gerai-gerai cukup besar kita minta agar mengevaluasi keberadaanya. Hal ini sebagai bentuk rasa simpati warga NTB dengan penderitaan yang dialami oleh warga Palestina saat ini.
Selain itu, Direktur Taman Pendidikan Lentera Hati TGH. Muazzar Habibi mengatakan aksi bela Palestina yang digelar diakui tidak memberikan dampak yang begitu besar. Namun dirinya meminta agar pemerintah daerah Provinsi NTB bisa menggelar doa bersama dengan warga NTB untuk Palestina.
"Yang ini mungkin kecil tidak bisa memobilisasi secara banyak. Tapi kalau diadakan doa bersama oleh Pj. Gubernur, Walikota, Bupati Lombok Barat, Lombok Tengah, KLU dan Pj Bupati Lombok Timur akan menjadi lautan manusia. Doa-doa tidak akan pernah ditolak oleh Allah Swt," ujarnya.
Jika pemerintah pusat sudah membela Palestina, menurut Muazar Habibi pemerintah Daerah seharusnya harus memiliki gerakan sebagai tindak lanjut. Pembelaan yang harus dilakukan merupakan amat konstitusi.
"Pemerintah pusat mengutuk tidak hanya agresi tetapi juga genosida yang terjadi terparah sepanjang sejarah," ungkapnya.
Kontributor : Buniamin
Berita Terkait
-
FIFA World Cup 2026 Makin Dekat, Ini Cara Seru Menikmati Euforianya Bersama Keluarga
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon
-
Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar