"Kalau orang bicara agama itu dianggap baik. Masih huznudzon. Kalau ada yang mengajak kebaikan kan siapa yang tidak mau," ujarnya.
Untuk mengantisipasi penyebaran paham radikal yang cukup masif, masyarakat diminta untuk mengetahui latar belakang orang yang mengajak. Ia juga mengingatkan kepada semua masyarakat terutama para generasi baru untuk lebih banyak bertanya dan meminta pertimbangan jika ada ajakan.
"Itu perlu diwaspadai. Konsultasi dulu dengan orang tua. Orangtua perlu diingatkan agar menjaga anak-anak. Komunikasi antar anak dan orang tua harus lebih dekat lagi. Komunikasi dua arah itu harus terbangun," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB TGH. Muhammad Subki Sasaki mengatakan ajaran pendidikan agama yang harus diberikan kepada peserta didik harus sesuai dengan islam yang rahmatan lilalamain.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Tak Dimasukkan Jadi Tuan Rumah WSBK Musim Depan
"Islam yang berkebangsaan, islam yang berkebudayaan, islam yang berkeIndonesiaan seperti itu," ujarnya.
Ia berujar bahwa paham radikal akan cepat masuk kalau tidak ada langkah antisipasi yang dilakukan. Sehingga harus ada langkah antisipasi agar paham-paham yang tidak sesuai cepat diterima.
"Seluruh kita tentu waspada dari tetangga, keluarga dan masyarakat luas," tutupnya.
Kontributor : Buniamin
Baca Juga: Dalam Dua Pekan Harga Cabai di Mataram Naik dari Rp 25 Ribu Jadi 60 Ribu
Berita Terkait
-
Review 12 Strong: Kisah Heroik Pasukan Khusus AS Pasca Peristiwa 11/09/2001
-
Cek Fakta: Penghancuran Masjid Tempat Teroris Menyusun Rencana
-
Sempat Berkurang Akibat Beberapa Faktor, Kementan Pastikan Pasokan Cabai di NTB Kembali Normal
-
Harga Cabai Lokal Meroket, NTB Impor 5 Ton Cabai Rawit dari Jawa
-
Hujan di NTB Mulai Berkurang di Awal Ramadan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan