Dalam menyalurkan bantuan, Pos Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Terutama saat menyalurkan bantuan melalui metode door to door.
Petugas Juru Antar Kantorpos Denpasar, Krismanda, mengaku tantangan utama yang dihadapi adalah terkait kondisi jalan menuju rumah KPM. Ia mengaku pernah melewati jalan-jalan kecil sehingga kesulitan saat mengendarai motor.
"Suka dukanya mungkin untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau. Di mana kita biasanya harus melewati persawahan, di mana jalannya kecil. Mungkin itu yang menjadi kesulitannya. Apalagi kita sebagai perempuan mungkin kalau mengendarai motor tidak seprofesional yang laki-laki," kata Krismanda.
Namun, situasi tersebut tak membuat semangat Krismanda luntur. Ia justru senang menjalani pekerjaannya, apalagi bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Yang membuat saya bangga adalah di mana saya bisa membantu teman-teman semuanya yang membutuhkan dari bantuan sosial tersebut, terlebih untuk penerima YAPI, bantuan untuk disabilitas yang benar-benar membutuhkan dari batuan tersebut," ujarnya.
Krismanda pun mengaku mampu mengantarkan bantuan sekitar 30 KPM dalam sehari. Menurutnya, bantuan yang diberikan KPM berbeda-beda sesuai kebutuhan masing-masing.
“Biasanya saya di sini mengantarkan bantuan tersebut sekitar 30 KPM di mana masing-masing KPM itu mendapatkan nominal bansos PKH nya yang berbeda-beda sekitar Rp600.000 bahkan sampai lebih dari Rp1 juta,” tutur Krismanda.
Apresiasi dari kepala dusun Banjar Tauman
Program penyaluran bansos sembako dan PKH Kemensos melalui Pos Indonesia mendapat apresiasi dari Kepala Dusun Banjar Tauman, Desa Kekeran, I Made Sunarto. Ia senang melihat Pos Indonesia mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyalurkan bantuan.
Baca Juga: Yadi Sembako Sampai Diinfus Usai Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan Rp 198 Juta
"Saya kira sangat baik dan luar biasa dalam penyalurannya. Pos bekerja dengan baik dan melakukan pelayanannya juga baik," kata Sunarto.
Sunarto mengaku tidak ada kesulitan ketika membantu Pos membagikan bansos tersebut. Ia juga mendampingi saat pembagian berlangsung. Baik melalui komunitas maupun metode door to door.
"Prosesnya pertama kita mengarahkan penerima untuk kumpul di Kantor Desa. Nanti petugas Pos memberikan bantuan tersebut dengan menerapkan antrean," tambahnya.
"Ada juga yang dibagikan ke rumahnya langsung. Saya mendampingi mereka dalam pembagian bantuannya," papar Sunarto.
Adapun manfaat dari bantuan ini sangat dirasakan salah satu KPM Ni Ketut Tompel. Ia mengaku telah mendapat bantuan sebesar Rp1,2 juta. Menurutnya, bantuan tersebut berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta membantu pengobatan mertuanya.
"Bantuannya sangat bermanfaat sekali, untuk kebutuhan mertua, untuk sehari-hari, untuk makan. Bantuannya untuk mertua. Memang kebutuhannya untuk makan, beli obat dan keperluan yang lain," kata Ni Ketut Tompel.
Berita Terkait
-
Masih soal Cek Kosong, Yadi Sembako Cs Dilaporkan Polisi Terkait Kasus Dugaan Penipuan Rp135 Juta
-
Ini Syarat Gus Anom dan Yadi Sembako jika Laporan Kasus Penipuan Rp135 Juta Mau Dicabut
-
Alasan Belum Lunaskan Utang, Gus Anom: Dari Investor Belum Turun
-
Buntut Diduga Tipu EO Rp 135 Juta, Yadi Sembako Hingga Gus Anom Terancam 6 Tahun Penjara
-
Daftar Kantor Pos Indonesia di Balikpapan, Ini Lokasinya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar
-
Letusan Berkali-kali Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada Bahaya Ini
-
BUMN dan Himbara Bahas Stabilitas Pasar, BRI Tekankan Pentingnya Fundamental Kuat
-
Mau Mendaki Gunung Rinjani? Wajib Tahu 5 Aturan Baru Ini
-
Korupsi Sarung dan Mukena, Legislator Lombok Barat Dituntut 2 Tahun Penjara