SuaraBali.id - Bocah SD berusia 8 tahun, DI yang bersekolah di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT menjadi korban pencabulan.
Mirisnya pelaku pencabulan kepadanya adalah bocah SMP yang masih berusia 15 tahun berinisial IL.
IL sendiri merupakan warga Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Sigit Harimbawan melalui Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP Rio Panggabean saat dikonfirmasi Selasa (19/9/2023) membenarkan kejadian ini.
Saat ini kasus pencabulan ini tengah ditangani penyidik unit PPA Satreskrim Polres Sumba Barat Daya.
Bocah SMP ini disebut mencabuli korban di kampungnya di Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya.
“Tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur ini terjadi pada Jumat 15 September 2023 lalu,” tandas Kasat Reskrim sebagaimana diwartakan digtara.com – jaringan suara.com.
Namun keterangan dari terlapor setelah diinterogasi awal penyebab terlapor melakukan persetubuhan karena terlapor sering menonton film porno di handphone.
Polisi sudah meminta keterangan dari korban dan para saksi serta terlapor.
“Terlapor juga masih dibawah umur. Korban pun demikian,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Seorang Vokalis Band Ditangkap, Diduga Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker 2026
-
Wali Kota Mataram Tidak Mau Memberi Ruang Kelompok LGBT
-
Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG, Ini Alasan BGN
-
BRI Perluas Layanan Digital Global, Registrasi BRImo Kini Tersedia di 15 Negara
-
Teras Kapal BRI Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Wilayah Kepulauan