Masyarakat di Kabupaten Lombok Utara (KLU) sedang membeli air untuk kebutuhan sehari-hari. [Suara.com/ Buniamin]
“Banyak langganan dan ada yang di dataran tinggi. Jadi harganya berbeda tergantung lokasinya,” katanya.
Profesi menjual air ini sudah dilakukan sejak lama mulai dari bencana gempa tahun 2018 silam.
Setiap musim kamaru, permintaan air dari masyarakat cukup tinggi dan Air yang dijual bersumber dari sumur bor.
Dalam sehari, H. Mariadi bisa menjual air tujuh hingga delapan kali sehari. Satu kali pengangkutan didistribusikan tergantung dari permintaan.
Misalnya, satu kali permintaan ada yang secara pribadi atau berkelompok.
“Kalau misalnya berdua itu nanti ya bagi dua bayarnya. Tapi kalau yang diatas itu harganya bisa sampai Rp200 ribu harganya,” katanya.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
-
Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!
-
Kemarau Menggigit, Warga Bantul Sedot Selang demi Dapat Air
-
Kemarau Kepung Bekasi, 2.592 Hektare Sawah Dilanda Kekeringan
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
Kekeringan Meluas, 12 Ribu Warga Karawang Hadapi Krisis Air Bersih
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi
-
WNA Perempuan Baku Hantam Gara-gara Antre Jagung Bakar? Ini Penjelasan Polisi
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf