SuaraBali.id - Tragedi kecelakaan lift outdoor terjadi di Ayu Terra Resort, Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (01/09/2023) lalu. Kecelakaan itu diakibatkan oleh putusnya tali kawat sling yang mengakibatkan lift meluncur ke bawah dan 5 orang karyawan tewas.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan menjelaskan kasus tersebut kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali setelah sebelumnya ditangani oleh Polres Gianyar.
Dia menjelaskan, setelah diketahui penyebab kecelakaan itu adalah putusnya tali kawat sling lift itu, pihaknya langsung mengamankan tali tersebut. Ada dua buah tali kawat sling (wire rope) yang diamankan dari lift itu.
Nantinya, penyebab putusnya tali kawat tersebut masih akan diteliti lebih lanjut.
“Jadi penyebab putusnya nanti akan diteliti lebih dalam lagi di pemeriksaan barang bukti lebih lanjut di Labfor Polda Bali. Jadi dari TKP kita sudah mengamankan 2 buah kawat slingnya,” ujarnya pada Senin (04/09/2023).
Dia juga menyebut pihaknya sudah memeriksa sekitar 7 orang saksi. Saksi tersebut meliputi karyawan yang berada di TKP dan juga pemilik resor tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui meski resor itu sudah beroperasi sejak tahun 1997, lift outdoor itu baru berjalan sejak 2019 lalu. Lift itu memang dibuat setelah kawasan operasional resor tersebut meluas hingga ke teras tebing.
Fakta terbaru yang ditemukan adalah kalau mesin lift tersebut sempat diganti. Mesin lift tersebut terakhir diganti pada Bulan Maret kemarin.
“Jadi ini mulai dibuat lift itu saat operasional di bawah (tebing) dan dibuat tahun 2019. Dari informasi di lapangan baru diganti mesinnya baru diganti bulan Maret yang lalu,” tutur Jansen.
Selain faktor kelalaian dan faktor lainnya, faktor kelebihan beban juga menjadi salah satu kemungkinan penyebab kecelakaan tersebut. Lift itu memiliki beban kapasitas maksimal hingga 300 kilogram.
Diketahui, selain 5 orang karyawan yang berada di dalam lift, mereka juga membawa beberapa barang-barang yang berkaitan dengan pekerjaannya seperti alat kebersihan.
Baca Juga: Sopir Truk di Sumut Jadi Sasaran Perampok Berpistol Ngaku Polisi, Modus Tuduh Korban Bawa Narkoba
“Sementara dari kapasitas hanya 300 kg sementara jumlah korban itu ada 5 orang dan ada barang bawaan. Dugaan sementara salah satunya (kelebihan beban), termasuk penyebab putusnya tali itu. Nanti diperiksa talinya kok bisa putus,” pungkas dia.
Sebelumnya, kecelakaan lift terjadi di sebuah resort di Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (1/9/2023) siang tadi. Kecelakaan itu diduga diakibatkan oleh putusnya tali penarik lift yang mengakibatkan lift dan 5 orang karyawan terjun dari ketinggian 60 meter.
Dua orang karyawan tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara, tiga lainnya sempat coba dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan