SuaraBali.id - Toyota Mobility Foundation (TMF) menggandeng Pemerintah Provinsi Bali untuk upaya mengurangi kemacetan dan emisi karbon di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Salah satu upayanya adalah dengan mengoperasikan mobil shuttle elektrik di sekitar Ubud selama 6 bulan hingga Bulan Februari 2024 mendatang.
Menyambut hal itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut baik upaya yang sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali untuk mengurangi emisi karbon.
Selama diuji coba selama 6 bulan, dia mengharapkan hasil positif dari tahapan tersebut.
Terlebih, dia menilai jika uji coba tersebut menghasilkan tren positif, solusi dari TMF bisa menjadi model yang diterapkan secara menyebar kedepannya.
“Ini kan selama 6 bulan (uji coba), tentu selama 6 bulan ini kita akan melihat persoalan apa nanti yang akan terjadi. Selama 6 bulan kita pelajari, makanya tadi masih gratis. Tentu setelah 6 bulan ini akan menjadi bisnis model kita ke depan,” ujar Tjok Ace saat ditemui di kawasan Ubud Kabupaten Gianyar, Kamis (24/8/2023).
Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta yang menyebut upaya uji coba di Ubud ini sebagai permainan peta pasir atau sandbox.
Dari uji coba di Ubud pihaknya akan memantau hasil data untuk menjadi bahan evaluasi.
Nantinya, dari hasil evaluasi itu dia mengharapkan agar solusi yang sama bisa dibawa ke daerah lain di Bali yang mempunyai permasalahan kemacetan yang serupa.
Baca Juga: Toyota Gandeng Pemprov Bali untuk Kurangi Kemacetan Dan Emisi Karbon di Ubud
“Ini kita harapkan agar bisa direplikasi di tempat lain dan kita sebut sebagai sandboxing, nah kita main di situ, kita lihat Ubud sebagai peta pasir dan bagaimana ini bisa berjalan seperti apa bisnisnya dan bisa dilaksanakan oleh lokal,” tutur dia.
Samsi bahkan sudah membeberkan kemungkinan daerah tempat yang nantinya bisa menjadi tempat diterapkannya metode shuttle elektrik ini. Wilayah tersebut meliputi Sanur, Kuta, Nusa Dua, hingga Nusa Penida.
“Sehingga kita bisa geser ke tempat lain dengan demikian harapan kita nanti dengan matangnya di Ubud, di tempat lain tingggal disesuaikan sedikit demi sedikit jadi tidak banyak adjustment (penyesuaian) yang perlu kita lakukan,” pungkasnya.
Selain pengoperasian mobil shuttle elektrik tersebut, TMF juga memberi solusi dengan mengoperasikan layar di halte-halte Bus Trans Metro Dewata untuk memberikan informasi akurat mengenai jadwal bus.
Solusi mobilitas yang diberi nama SMART (Sustainable Mobility Advancing Real Transformation) itu rencananya akan dimulai pada Bulan September 2023 ini.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Mobil Terlaris 2026 Segmen SUV Kompak: Raize vs Fronx Lebih Moncer yang Mana? Nissan Ngenes
-
Intip Fasilitas dan Tarif Menginap di The Ululani Bali, Lokasi Syuting Sinetron Terikat Janji
-
Bikin EV Kalah Saing: Toyota dan BMW Kembangkan Bensin Terbarukan, Apa Bahannya?
-
BYD Ancam 'Kudeta' Toyota, Mobil Jepang Kompak Bersatu?
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka