SuaraBali.id - Sebuah menu makanan diciptakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Nama menu tersebut adalah Nasi Goreng Titik Kumpul.
Nasi Goreng Titik Kumpul digunakan sebagai bagian dari edukasi dan sosialisasi masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.
"Nasi Goreng Titik Kumpul kami buat dengan menggunakan bahan-bahan sederhana, mudah, dan murah, namun memiliki komposisi gizi berimbang," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor di Mataram, Rabu (23/8/2023).
Menu Nasi Goreng Titik Kumpul itu diciptakan BPBD saat mengikuti lomba masak nasi goreng seafood" antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Mataram dalam rangka menyambut HUT ke-30 Kota Mataram pada 31 Agustus 2023.
Ide Nasi Goreng Titik Kumpul adalah implementasi BPBD sebagai OPD terdepan dalam bidang kebencanaan.
Biasanya ketika ada bencana, lanjutnya, BPBD akan memberikan kebutuhan masyarakat, termasuk menyiapkan makanan di dapur umum bagi warga terdampak bencana di lokasi titik kumpul atau tempat evakuasi.
"Jadi makan nasi goreng ini akan lebih nikmat sambil kumpul-kumpul," katanya.
Bahan-bahan yang digunakan selain nasi putih, telur, sayur-sayuran, bumbu-bumbu dasar, juga menggunakan ikan tongkol sebagai pelengkap untuk memenuhi unsur protein hewani sesuai tema nasi goreng seafood.
Baca Juga: Rayakan HUT RI-78, Kibarkan Bendera Sambil Berkeliling Naik Sepeda Onthel
"Ikan tongkol kita pilih karena menjadi hasil tangkapan utama nelayan di Kota Mataram, murah meriah, dan bisa kita dapatkan dengan mudah," katanya.
Sedangkan soal Titik Kumpul, keberadaan titik kumpul di Kota Mataram, menurut Mahfudin, hingga saat ini semua bangunan publik sudah punya titik kumpul, seperti sekolah, perkantoran, serta di area areal publik lainnya, termasuk di kawasan rawan bencana di pesisir pantai.
"Titik kumpul yang dipasang pada area publik itu sudah diedukasi juga, bukan hanya sekedar dipasang. Jadi mereka tahu ketika ada bencana, mereka harus ikuti rambu jalur evakuasi menuju titik kumpul," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok
-
Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai
-
Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera
-
Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida