SuaraBali.id - Sebuah mobil Pajero dalam kondisi rusak di bagian depan ditemukan di Pantai Bangsal, Sanur, Denpasar pada Kamis (27/7/2023) pagi.
Setelah diusut, mobil yang saat ditemukan sudah tidak berpengemudi itu ternyata adalah penyebab kecelakaan yang terjadi di Simpang Jalan Sunset Road -Jalan Kunti pada Kamis (27/7/2023) dini hari.
Kecelakaan yang menewaskan seorang wanita bernama Ni Wayan Madiani (50) itu terjadi sekitar 01.45 WITA. Selain itu, sebuah mobil Yaris milik Hariyanto Christian juga mengalami kerusakan usai ditabrak mobil Pajero dengan pelat nomor DK 1682 QJ itu.
Kecelakaan tersebut bermula ketika mobil Yaris milik korban ditabrak oleh pelaku saat lampu merah. Kemudian pelaku menerobos lampu merah dan menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Madiani.
“Lampu lalu lintas menyala merah sehingga mobil Yaris berhenti dan ditabrak dari belakang oleh mobil Mitsibishi DK 1682 QJ, kemudian mobil Mitsibishi DK 1682 QJ bergerak mundur, selanjutnya bergerak maju membelok ke timur dan menabrak sepeda motor Honda Vario (milik Madiani) yang bergerak dari utara ke selatan,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi.
Madiani langsung meninggal dunia di TKP setelah mengalami luka pada kepala, kaki, dan luka lecet pada badan. Sementara itu pemilik mobil Yaris tidak mengalami luka dan hanya mengalami kerusakan kendaraan.
Mobil Pajero milik pelaku kemudian ditemukan terdampar di Pantai Bangsal oleh saksi sekitar pukul 06.00 WITA. Polisi yang menyelidiki kemudian menemukan sejumlah barang termasuk resi pengiriman ekspedisi dan jarum insulin.
“Setelah dilakukan pemeriksaan kendaraan tersebut tidak ditemukan pengemudinya. Kendaraan dengan kondisi bamper depan rusak, kaca terbuka, pintu tidak terkunci, AC hidup, minitor dalam mobil hidup, engine mati, tidak ditemukan kunci kontak,” ujar Sukadi.
Terbaru, polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku tabrak lari tersebut. Pelaku merupakan Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan Irlandia berinisial MRM (36).
Baca Juga: Breaking News, Mahasiswa Unram yang Ngaku Paling Cantik Dipulangkan
Pelaku yang tinggal di daerah Kerobokan ini ditangkap saat berada di Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung saat berusaha untuk kabur.
Kini, pelaku sedang diperiksa lebih lanjut terkait perbuatannya termasuk dugaan MRM berkendara dalam kondisi mabuk saat kejadian.
“Pelaku dapat diamankan dalam waktu 3 jam dan saat ini sudah di Mapolresta Denpasar,” ujar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas dalam keterangan tertulis.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas
-
Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi
-
Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida