SuaraBali.id - Ciri khas daerah, termasuk transportasi dan kuliner, sering kali menjadi daya tarik bagi wisatawan, terutama dari mancanegara.
Kali ini, dalam seri ke-10 Motocross Grand Prix (MXGP) of Indonesia, para pembalap dan kru diperkenalkan dengan salah satu transportasi khas Sumbawa, yaitu dokar.
Dalam kesempatan tersebut, para rider dan kru menggunakan dokar untuk pergi ke Istana Dalam Loka.
Selain dokar, mereka juga mencoba menggunakan sepeda ontel yang telah disiapkan sebagai bagian dari pengalaman unik selama event ini.
Untuk menyemarakkan event internasional ini, sebanyak 26 dokar telah disiapkan khusus bagi para pembalap dan kru.
Hurnain, salah satu pemilik dokar, merasa bahagia dan bangga karena dipilih untuk mengajak para pembalap menggunakan dokarnya, kesempatan yang jarang didapatkan.
Rute yang dilewati oleh para pembalap menggunakan dokar dan sepeda ontel meliputi jalan-jalan utama seperti Yos Sudarso, Setia Budi, Dr. Cipto, Sudirman, dan berakhir di Istana Dalam Loka.
Pembalap dari 18 negara tampak antusias naik kendaraan yang ditarik oleh kuda ini.
Untuk mengabadikan momen ini, para pembalap secara pribadi mendokumentasikan perjalanan mereka melalui foto dan video.
Baca Juga: Crosser Binaan AHM Siap Berlaga di MXGP Samota Sumbawa
Kegiatan ini memberikan pengalaman yang unik dan tak terlupakan, karena mencerminkan ciri khas daerah dan tidak bisa dijumpai di tempat lain.
Kegiatan tersebut diadakan sebelum event MXGP dimulai. Pada hari kedua event MXGP (Sabtu, 24 Juni), pembalap akan memulai perlombaan, yang akan berakhir pada Minggu (25 Juni).
Setelah Sumbawa, seri ke-11 MXGP akan digelar di Pulau Lombok, khususnya di Eks Bandara Selaparang, Kota Mataram.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR