“Ke sana hanya tidur saja. Kalau dari pagi sampai sore kita disini masak. Kalau sudah jadi ya kita pindah. Tapi kalau lama-lama kan kita tidak enak,” katanya.
Sementara itu, Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Mahfuddin Noor mengakui para korban abrasi masih tinggal di rumah keluarganya. Hal itu terpaksa dilakukan sembari menunggu pembangunan huntara mulai dilakukan.
“Kita berharap tidak ada lagi susulan gelombang pasang dan sebagian masyarakat juga sudah ada yang perbaiki kembali rumahnya,” katanya.
Ia juga berharap pembangunan huntara bisa segera dilakukan, sehingga bisa mengevakuasi masyarakat yang terdampak ke huntara.
Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya gelombang pasang Pemkot Mataram sudah memasang riprap atau tumpukan batu di pinggir pantai. Selain riprap, BPBD Kota Mataram juga akan memasang bronjong di kawasan tersebut.
“Di APBD Perubahan ini kami melanjutkan pemasangan bronjong. Menurut kita harus dilakukan disamping ada huntara masyarakat yang terdampak rumahnya,” terang Mahfuddin.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
-
Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hari Ini, BRI Cairkan Dividen Tunai Rp31,47 Triliun kepada Pemegang Saham
-
Nobar Film 'Pesta Babi' di Unram Dibubarkan, Wakil Rektor: Saya Hanya Menjalankan Perintah
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Desa dengan Jangkauan Lebih dari 1,18 Juta Agen
-
Ekosistem Holding UMi Dorong Literasi Keuangan dan Transformasi Pelaku Usaha Mikro
-
Mengapa Banyak Jemaah Haji Asal NTB Kehilangan Nafsu Makan? Ternyata Ini Penyebabnya