SuaraBali.id - Seorang oknum pimpinan Pondok pesantren (Ponpes) di Lombok Timur dilaporkan ke polisi karena dugaan pelecehan seksual terhadap seorang santrinya.
Aksi bejat oknum pimpinan ponpes ini diduga sudah dilakukan berulang kali sejak tahun 2022 hingga Maret 2023.
Awal terungkapnya kasus ini berawal dari cerita korban kepada orang tuanya. Ia bercerita bahwa pimpinan Ponpesnya telah menyetubuhi dirinya berulang kali.
Orang tua korban pun marah dan langsung mendatangi SPKT Polres Lotim guna melaporkan pimpinan Ponpes tersebut.
Kasusnyapun kini dalam penanganan Unit PPA Satreskrim Polres Lotim dan tengah dalam penyelidikan.
Kepala SPKT Polres Lotim melalui Kasi Humas,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi kemarin membenarkan kalau keluarga korban telah melapor ke SPKT, terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang di lakukan oknum pimpinan Ponpes tersebut.
”Betul ada laporan dari keluarga korban dugaan pelecehan seksual yang di lakukan oknum pimpinan Ponpes,” katanya sebagaimana dilansir Lombokita – jaringan suarabali.id.
Informasi dihimpun menyebutkan kasus ini terungkap setelah korban menceritakan apa yang terjadi terhadap ayah korban atas perbuatan pelaku yang merupakan pimpinan yayasan ponpes tempat anaknya bersekolah.
Sang ayah pun kaget mendengar cerita anaknya karena hal itu terjadi di awal tahun 2022 sampai dengan bulan Maret 2023.
Sehingga dari pengakuan korban kalau oknum pimpinan yayasan ponpes tersebut melakukan perbuatan tidak terpuji terhadap korban seperti layaknya hubungan suami istri sebanyak 10 kali.
Korban tidak berani melawan karena mendapatkan ancaman dari sang guru untuk tidak menceritakan apa yang dilakukan pelaku terhadap korban tersebut.
Berita Terkait
-
Nasi Kuning Syukuran yang Terbuang
-
Wajahnya Terekam Jelas! Begal Payudara Sasar Pelajar SMP di Jakbar, Korban Sampai Trauma
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Mengapa Pelaku Pelecehan Selalu Merasa Aman, dan Korban Selalu Disalahkan?
-
Seorang Pedagang Tahu Bulat Diduga Lecehkan Anak 7 Tahun, Diamuk Warga Pasar Minggu
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain