SuaraBali.id - Hujan deras yang melanda kawasan Denpasar dan sekitarnya membuat luapan air di sejumlah titik wilayah kota, Kamis (13/4/2023). Sejumlah kawasan tergenang air akibat hujan yang terjadi sejak pagi tadi.
Beberapa titik tersebut diantaranya adalah jalan Sudirman, Denpasar yang kini kerap menjadi titik langganan banjir akibat luapan air di depan SMAN 2 Denpasar. Sedangkan kawasan pemerintahan di Bali, yakni Renon juga terpantau banjir dan air menggenangi jalanan depan kantor.
Kemudian banjir juga terjadi di jalan Kecubung, Denpasar, Jalan WR Supratman, Jalan Ratna dan Plawa. Sedangkan di Jalan Gunung Batur terlihat genangan air di jalanan bercampur sampah.
Banjir juga terjadi di daerah Kerobokan, Badung, namun sejumlah kendaraan masih nekat menerjang banjir. Beberapa ruas sungai juga dilaporkan adanya peningkatan tinggi air.
Menurut analisis dari Bidang Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis (TCWC) BMKG Jakarta, cuaca di Bali hari ini akibat dampak Siklon Tropis ILSA.
Siklon ini terpantau di Samudra Hindia, selatan Pulau Sumba (sekitar 580km sebelah selatan barat daya Rote), tepatnya di sekitar 15.2LS, 120.5BT. Badai ini bergerak ke arah Barat Daya dengan kecepatan gerak 9 knot (17 km/jam) dan kecepatan angin disekitar pusat siklon 55 knot (100 km/jam) serta tekanan udara minimum sebesar 985 mb.
Diperkirakan intensitas Siklon Tropis ILSA meningkat dalam 24 jam kedepan dan bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia.
“Terkait hal tersebut maka perlu diwaspadai Dampak Tidak Langsung terhadap kondisi cuaca di Bali yaitu potensi hujan dengan intensitas sedang – lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Bali,” ujar Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III, Cahyo Nugroho, Kamis (13/4/2023).
Selain itu ia juga mengingatkan adanya potensi Gelombang tinggi 1.25 - 2.5 meter di sekitar Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan, Selat Badung, Selat Alas bagian Selatan dan potensi gelombang tinggi 2.5 – 4.0 meter di Samudera Hindia selatan Bali – NTB.
Baca Juga: 5 Maskapai Ajukan 258 Penerbangan Tambahan di Bandara Ngurah Rai Menjelang Lebaran
“Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti angin kencang, pohon tumbang, kilat/petir, banjir, genangan air, dan tanah longsor,” tulisnya.
Selain itu bagi pengguna dan operator jasa transpotasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir, dihimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut dengan ketinggian mencapai 2.0 meter atau lebih.
Berita Terkait
-
Sempat Putus Asa, Pasangan Pengantin Ini Tetap Gelar Resepsi di Tengah Banjir
-
82 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Gegara Banjir Tutupi Rel
-
Banjir Mulai Surut, Tol Bandara Soetta Mulai Bisa Dilalui Kendaraan
-
Atasi Banjir Jakarta, Dinas SDA Kerahkan 612 Pompa Stasioner dan Ratusan Pompa Mobile
-
Hujan Semalaman, 29 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire