SuaraBali.id - Akibat penolakan Timnas Israel di Piala Dunia 2023 oleh Gubernur Bali Wayan Koster, imbasnya event Piala Dunia U-20 benar-benar dibatalkan di Indonesia. Banyak pihak yang kecewa akan keputusan ini.
Sebagian besar kini menyoroti Gubernur Bali yang paling awal menolak kehadiran Timnas Israel di Pulau Dewata. Banyak yang mengecam hingga menghujat Wayan Koster saat ini.
Seorang pengusaha Israel dan pendiri Samawal Foundations, Avi Kaner pun ikut menyerang gubernur Bali lewat media sosial.
Dalam unggahannya di Twitter, Avi Kaner menyebut Wayan Koster seorang ekstremis. Pengusaha ini pun mengunggah foto peziarah WNI yang mengunjungi Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, yang selama ini di bawah penguasaan Zionis Israel.
Penolakan Gubernur Bali ini dibandingkan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang memperbolehkan peziarah Muslim Indonesia masuk wilayah Palestina yang diduduki Israel sementara itu timnas Israel dilarang bermain di Indonesia.
"Tens of thousands of tourists and pilgrims from Indonesia are warmly welcomed to Israel every year. Yet Bali's extremist governor Wayan Koster will shamefully not allow 11 Israeli kids to compete in a soccer match. @FIFAcom," katanya melalui akun Twitter @AviKaner.
(Puluhan ribu turis dan peziarah dari Indonesia disambut hangat di Israel setiap tahun. Namun Gubernur ekstremis Bali Wayan Koster dengan malu tidak mengizinkan 11 anak Israel berkompetisi dalam pertandingan sepak bola. @FIFAcom," )
Seperti diketahui surat penolakan Bali sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 kepada Pelaksana Tugas (Plt) Menpora Muhadjir Effendy ini disampaikan Wayan Koster menjelang drawing atau pengundian grup Piala Dunia di Bali.
Padahal persiapan telah banyak dilakukan di Bali dan berbagai pihak telah bersiap menyambut pesta olahraga sepak bola bergengsi tersebut.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Jumat 31 Maret 2023 Untuk Wilayah Bali dan Sekitarnya
Dalam pembelaannya, Wayan Koster menjelaskan bahwa Bali adalah adalah pusat spiritual. Sehingga dirinya sebagai Gubernur Bali bertanggung jawab secara sekala dan niskala terhadap Pulau Dewata.
Kedamaian dan kemanusiaan menurutnya dikedepankan dan dijaga sebaik-baiknya sebagaimana amanat konstitusi dan ajaran Proklamator Sukarno. Hal ini terkait konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina.
"Sebagai pecinta bola, saya sebagai Gubernur Bali sesungguhnya sangat mengharapkan Kejuaraan Dunia FIFA U20 juga dilaksanakan di Bali. Namun, event ini tidak bisa dipisahkan dari prinsip kemanusiaan sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi dan Bung Karno. Oleh karena itu, saya juga tidak berharap atas keputusan FIFA yang membatalkan Kejuaraan Dunia FIFA U20 di Indonesia, meskipun pemerintah pusat telah berupaya keras melakukan komunikasi dengan Presiden FIFA," ujar Koster dalam keterangannya kepada media.
Berita Terkait
-
Krisis Ekologi yang Terabaikan di Balik Rudal Perang AS-Israel dan Iran
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Strategi Tempur Iran Dinilai di Atas Rata-Rata, Bisa Kelabuhi Israel dengan Cara Cerdik Ini
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR