SuaraBali.id - Gelaran Piala Dunia U-20 yang sejatinya berjalan kurang dari dua bulan lagi kini masih belum mendapat kepastian. Perhelatan Piala Dunia U-20 yang rencananya diselenggarakan di Indonesia pada 20 Mei-11 Juni 2023 nanti mengambang buntut dari penolakan Timnas Israel di Indonesia.
Salah sau pemain Timnas U-20 yang berasal dari Bali, Kadek Arel Priyatna (17) mengungkapkan kekecewaannya terhadap apa yang sedang terjadi. Arel yang bermain sebagai bek untuk Bali United itu juga aktif dipanggil untuk mengikuti pusat pelatihan atau Training Camp (TC) Timnas U-20.
Dia menyebut persiapan semua punggawa Timnas Garuda Muda sudah dilakukan sejak 1,5 tahun lalu dengan melakoni TC ke luar negeri seperti ke Turki, Korea Selatan, dan Spanyol. Namun, dengan nasib status tuan rumah Indonesia yang di ujung tanduk menyebabkan persiapan tersebut terancam sia-sia.
“Pastinya sangat kecewa dan sedih ya. Kita sudah sekitar satu setengah tahun berlatih untuk Piala Dunia ini, karena ini (persiapan Piala Dunia) memang target utama kita dari sebelum sebelumnya,” ujarnya saat dihubungi suarabali.id, Rabu (29/3/2023).
Pasca isu ini merebak, dia dan rekan-rekannya juga kerap berbincang dan berharap-harap solusi yang terbaik dari masalah ini.
Pemuda yang berasal dari Kecamatan Busung Biu, Kabupaten Singaraja itu mengaku persiapan tim sudah matang. Selain melakoni TC, Timnas Indonesia U-20 juga turut serta dalam turnamen Piala Asia U-20 yang diselenggarakan di Uzbekistan pada Bulan Maret lalu.
“Kita di sini sudah mempersiapkan diri dengan sangat sangat matang. Kita beberapa kali TC di luar negeri dan ikut Piala Asia juga. Sempat juga melawan timnas lain yang ikut serta juga di Piala Dunia,” imbuhnya.
Kini, di tengah situasi yang masih mengambang, anak asuh pelatih Shin Tae-Yong masih fokus dalam persiapan. Arel dan koleganya menyebut masih percaya dan yakin kalau Piala Dunia U-20 tetap akan berjalan di Indonesia.
“Saya masih percaya dan yakin Piala Dunia akan tetap diselenggarakan dan mudah mudahan itu terjadi. Semoga semua berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan,” pungkasnya.
Setelah batalnya drawing turnamen yang awalnya dijadwalkan pada 31 Maret 2023 nanti, kini Ketua Umum PSSI Erick Thohir sedang bertolak ke markas FIFA di Zurich, Swiss untuk melobi isu ini. Rencananya, Piala Dunia U-20 akan diselenggarakan di enam kota di Indonesia pada 20 Mei-11 Juni 2023.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia
-
Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas
-
Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20
-
Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta
-
SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong