SuaraBali.id - Belakangan publik dikagetkan dengan penolakan Gubernur Bali Wayan Koster terhadap Timnas Israel U-20 untuk bertanding di Bali. Hal itu berujung pada gagalnya pengundian grup atau drawing yang sedianya sudah direncanakan akan dihelat di Art Centre, Denpasar pada 31 Maret 2023.
Banyak pihak menyebut surat penolakan yang dikirimkan Wayan Koster kepada Menpora sarat muatan politik menjelang tahun 2024.
Terlebih, Wayan Koster yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) beberapa kali mengirimkan sinyal kuatnya untuk kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali tahun 2024 nanti.
Pengamat politik Universitas Udayana, I Made Anom Wiranata menilai meski keputusan Koster memang menimbulkan gejolak politik. Namun, ia memandang bahwa efek dari isu Israel dan Palestina itu tidak berdampak besar terhadap peta perpolitikan di Bali.
“Kalau dari Bali, Bali tidak begitu terkoneksi dengan isu Palestina-Israel, tidak ada pengaruhnya menurut saya,” ujarnya saat ditemui di Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Selasa (28/3/2023).
Terlepas dari beberapa faktor yang membuat Koster mengeluarkan keputusan itu, menurut Anom salah satu faktornya adalah Koster yang mengambil langkah aman. Langkah aman menurutnya akan memberikan keamanan bagi Bali dan bagi elektabilitasnya saat Pemilu nanti.
Anom mencontohkan apabila gangguan keamanan terjadi saat Timnas Israel sudah ada di Indonesia, dia meyakini hal tersebut akan lebih mengancam elektabilitasnya saat Pemilu nanti.
“Misal saja, andai Israel bisa datang kemudian terjadi gangguan keamanan. Itu saya jamin Koster suaranya anjlok,” imbuhnya.
Anom menyadari langkah tersebut akan menimbulkan hujatan kepada Koster. Namun, menurutnya akan lebih baik ‘dihujat’ sekarang ketimbang mengambil risiko yang lebih besar dan bisa berdampak bagi Koster dan PDIP nantinya.
Baca Juga: Asprov PSSI Bali Soal Piala Dunia : Jujur, Situasi Ini Sedikit Berubah
“Jadi lebih baik dia dibully sementara waktu daripada menimbulkan sedikit saja ancaman gangguan keamanan yang muncul akibat dia memperbolehkan Israel bermain di Bali. Nah, itu hantaman keras kalau terjadi. Daripada berisiko lebih baik dia ambil langkah aman,” tutur Anom.
Namun, dia menilai kesan berbeda didapatkan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga melontarkan pernyataan penolakan serupa. Menurutnya, dengan komunitas pendukung Palestina yang lebih besar ketimbang Bali, keputusan itu mampu menjadi dukungan bagi Ganjar.
“Dari segi hitungan politik sebetulnya jadi lebih kuat (dukungan untuk) dia (Ganjar), kalau pun dibully tapi lebih sedikit dibanding (kalau) dia mengambil sikap sebaliknya. Kalau dia mengambil sikap sebaliknya, serangannya lebih kuat tidak hanya di level oposisi tapi di level grassroot,” katanya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta
-
Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain
-
Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel
-
Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya
-
Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali
-
Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun
-
Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra