SuaraBali.id - Hari suci Nyepi Caka 1945 akan dirayakan umat Hindu Bali pada 22 Maret 2023 mendatang. Sejumlah hal terkait hari suci ini juga tengah dipersiapkan oleh unsur Forkopincam Kecamatan Gianyar dengan menggelar Rapat koordinasi bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pertanian Gianyar, Selasa (14/4/2023).
Pada rapat koordinasi ini dibahas soal pengamanan dan situasi dalam perayaan tahunan tersebut termasuk juga saat pengerupukan atau pengarakan ogoh-ogoh.
Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Tomiyasa, mengajak semua aparatur pemerintahan baik dinas dan adat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan terkait perayaan Hari Raya Nyepi tahun Caka 1945 tahun 2023.
“Untuk proses Melasti masing masing Prajuru Adat maupun Bendesa Adat agar betul betul kordinasi terlebih dahulu ke pihak terkait dimana pada pelaksanaannya menggunakan kendaraan ataupun berjalan kaki menuju Pantai dan kami dari pihak kepolisian Sektor Gianyar siap membantu untuk kelancaran prosesi pemelastian,” ujar Tomiyasa.
Sejumlah personel kepolisian akan ditempatkan di beberapa titik.
“Kami siaga pada penggal- penggal jalan yang rawan menimbulkan kemacetan,” ucapnya.
Diketahui bahwa di Kecamatan Gianyar terdapat 232 buah ogoh-ogoh. Pihaknya mengajak seluruh aparatur Adat maupun Dinas bersama sama menjaga situasi tetap kondusif.
“Terkait dengan penggarapan Ogoh-Ogoh ditekankan dalam pengarakannya dilakukan lingkungan Banjar masing-masing,” ujarnya.
Prajuru Adat dan Dinas juga diminta untuk ikut menjaga warganya.
“Agar melarang warganya yang mengarak ogoh-ogoh dalam keadaan mabuk sehingga saat pengarakan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas," tegasnya.
Selain itu juga diimabu agar setelah selesai pengarakan, ogoh-ogoh ditempatkan pada tempat yang tidak mengganggu jalan umum atau di-prelina.
Selain itu, Kompol Tomiyasa mengungkapkan bahwa dalam perayaan Hari Raya Nyepi perlunya meningkatkan toleransi karena diperkirakan terbentur dengan bulan puasa umat muslim.
Ia juga mengimbau supaya umat muslim turut serta berkordinasi ke pihak masjid terkait pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan yang bertepatan dengan Nyepi tersebut.
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Menara Eiffel Ditutup, Buntut Pekerja Wanita Diskriminasi saat Kunjungan Umat Keagamaan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau