SuaraBali.id - Viral cukuran rambut Kepala Desa (Kades) di Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat tidak seperti aparat pemerintah lainnya.
Pasalnya, Kepala Desa ini memiliki gaya rambut mohawk dan dicat merah layaknya anak punk
Kades Sigerongan tersebut bernama Dian Siswadi, ia mengaku mencukur rambutnya dengan gaya mohawk menyerupai anak punk. Hal ini dilakukan guna promosi desa.
Sebab di desanya tidak ada potensi pariwisata yang dapat dijual dan diperkenalkan untuk pengunjung. Hanya saja di desa ini banyak home industry dari singkong dan usaha ikan cupang
"Kalau potongan rambut itu hanya style, mungkin karena ini daya tarik", aku Siswandi saat dihubungi suara.com, Rabu (7/3/2023)
Gaya rambutnya pun menjadi viral. Beragam komentar didapatkan, namun hal itu dianggap hal yang biasa dan ia pun tidak melarang orang berpendapat.
"Ada mengatakan mirip preman, mirip anak punk ada juga yang bilang jangan lihat buku dari covernya,” akunya.
Sampai dengan hari ini, Siswandi mengakui jika potongan rambutnya akan tetap dipertahankan sampai nantinya sudah bosan.
"Ya masih sampai sekarang potongan rambut seperti itu,” akunya.
Baca Juga: Kerabat di Lombok Menyambut Jenazah Irma yang Dibawa dari Turki Dengan Haru
Setelah gaya rambutnya viral, Siswandi juga mendapatkan informasi akan dipanggil oleh Dinas Pemerintah Desa untuk dimintai keterangan.
Namun dirinya akan mempertanyakan tujuan pemanggilan.
"Saya tahu dengar dari salah satu media katanya mau manggil, tapi kan tidak ada regulasi dan aturan yang mengatur rambut kepala desa. Kalau mau ada pemanggilan pemerintah daerah harus membuat dinas tata kelola rambut kepala desa baru bisa memanggil kepala desa yang memiliki rambut berbeda, selama tidak aturan tidak boleh memanggil,” katanya.
Kontributor: Toni Hermawan
Berita Terkait
-
Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati
-
Botoh Pilkades Tak Lagi Judi Biasa, Jaringannya Lintas Provinsi dan Bisa Atur Kemenangan
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan
-
Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan
-
Dari Pemilah Sampah hingga Menang Pilkades, Begini Cerita Surya bin Samid
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali