SuaraBali.id - Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali akan kedatangan pesawat super jumbo dari maskapai Emirates yang berjenis Airbus A380.
Maskapai Emirates mengajukan penerbangan reguler ke Bandara internasional I Gusti Ngurah Rai Bali sejak akhir tahun 2022 lalu.
Rencananya pesawat super jumbo tersebut akan melakukan penerbangan reguler pada bulan Juni 2023 mendatang.
Guna memaksimalkan pelayanan terhadap maskapai yang mendaratkan pesawat dengan body lebih besar dari badan pesawat lain yang dilayani di bandara internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, pengelola bandara Ngurah Rai akan menyiapkan tempat parkir khusus.
Terkait hal ini, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan pengajuan penerbangan dari maskapai Emirates sejak Desember tahun lalu.
Berbagai persiapan pun dilakukan guna melayani maskapai tersebut.
"Berbagai persiapan yang telah dilakukan saat ini, antara lain pemeriksaan landasan bandara, lokasi parkir pesawat dan untuk sementara hasil penilaian dari Kementrian Perhubungan menyatakan Bandara Ngurah Rai layak untuk melakukan pendaratan maupun keberangakatan pesawat Airbus A380,” katanya pada Selasa (31/1/2023) .
Pasca pengajuan pesawat tersebut, bandara Ngurah Rai terus melakukan berkoordinasi untuk mengetahui kondisi terkini terkait pelayanan penerbangan reguler ke bandara Ngurah Rai.
Semua fasilitas di bandara nantinya akan disesuaikan dengan badan pesawat. Diantaranya mengenai lokasi parkir yang lebar dan panjang sehingga tidak menghambat maskapai yang lain.
Baca Juga: Koster Nyatakan Akan Maju Lagi Jadi Calon Gubernur Bali di Pilgub 2024
"Penyesuaian yang dilakukan diantaranya mulai dari penambahan intermediate holding point untuk pesawat Airbus A380 , karena tidak bisa berhenti di posisi pesawat lainnya. Intermediate holding point dimundurkan 150 meter dari titik biasanya untuk menjaga keamanan dan keselamatan pesawat selama menggunakan landasan,” ucapnya.
Kemudian fasilitas lain yang disesuaikan adalah fasilitas pelayan penumpang di konter pelayanan kemigrasian yang biasanya hanya menggunakan 4-5 Konter untuk satu maskapai, namun untuk Emirates akan menggunakan 12 konter khusus.
Hal ini karena sekali pendaratan maskapai Emirates ini akan membawa 615 penumpang. Selama pelayana penumpang baik kedatangan dan keberangakatan Emirates Airbus A380 membutuhkan waktu 3 jam untuk melayani penumpang.
Saat ini personelnya juga masih dalam proses pelatihan di Singapura.
"Para personel pelayanan maskapaiEemirates memiliki sertifikat khusus karena sudah terbiasa melayani maskapai berukuran besar,” terang Handy.
Adapun Emirates super jumbo ini akan melakukan penerbangan dengan rute Dubai-Denpasar pada bulan Juni nanti.
Berita Terkait
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis