SuaraBali.id - Beban puncak penggunaan listrik saat tahun baru di wilayah Bali diprediksi mencapai 920 megawatt atau naik sebesar 20,9 persen dari beban puncak tahun baru 2022.
"Konsumsi listrik itu bisa dimonitor dari kondisi kenaikan beban puncak. Jadi beban puncak naik mulai dari rata-rata sekitar 800-an, menjadi 916 dan kami perkirakan akan mencapai 920 MW. Ini menurut perkiraan kami terutama adalah di puncak perayaan tahun baru," kata Direktur Distribusi PLN Adi Priyatno Adi, Selasa (28/11/2022).
PLN saat ini masih memiliki cadangan listrik yang telah disediakan sebesar 1.400 megawatt. Sehingga dengan cadangan sebesar itu, pihaknya menjamin pasokan listrik selama perayaan pergantian tahun tidak mengalami gangguan.
PLN juga menyediakan 1.062 personel yang tersebar mulai dari area pembangkit, sistem operasi, transmisi, distribusi dan icon plus. Ribuan personel tersebut, akan bertugas di 76 posko siaga.
Dengan begitu 95 tempat yang direncanakan sebagai venue perhelatan puncak malam pergantian tahun baru 2023 dengan konsumsi listrik yang juga besar dapat diakomodasi dengan baik.
"Tentunya penggunaan listrik akan maksimal, optimal dari masing-masing venue. Tentunya kami menyediakan cadangan listrik yang cukup mulai dengan kesiapan pembangkit yang sebelumnya kami tambah dari Jawa," kata dia.
Namun demikian cuaca sangat berpengaruh terhadap penggunaan listruk nanti.
Dijelaskan Adi Priyanto bahwa jika cuaca dingin, maka konsumsi listrik akan turun.
Sebaliknya, apabila cuaca panas dengan intensitas hujan rendah, kemudian berganti dengan panas, maka beban listrik akan naik dari penggunaan Air Conditioner (AC) yang dinyalakan di rumah maupun di hotel-hotel.
Baca Juga: Niat Curi Sepatu Bule di Kos, Maling di Bali Ini Malah Tinggalkan Sepeda Motornya
Faktor lain yang akan meningkatkan beban listrik adalah tingginya angka kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara di Bali.
Untuk WNA, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mencatat 280.000 lebih warga negara asing (WNA) tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali pada periode 1-24 Desember 2022 untuk berlibur merayakan Natal dan tahun baru di Pulau Dewata.
Diketahui berdasarkan data Imigrasi, setiap harinya ada 14.000 orang yang melakukan perjalanan ke Bali.
Dengan jumlah yang meningkat tersebut otomatis penggunaan listrik pada sektor-sektor pariwisata dan usaha lainnya juga semakin meningkat.
"Dari sisi pembangkitan kami sudah siap 100 persen dimana kesiapan pembangkit mulai dari yang ada di Bali sendiri maupun yang transfer dari Jawa; kemudian yang selanjutnya kesiapan transmisi mulai dari ujung di Gilimanuk sampai dengan kota Denpasar dan seluruh Bali itu terpelihara dengan baik," tutup Adi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pria Ini Imbau Umat Islam di Bali Takbiran di Rumah saat Nyepi, Langsung Diprotes
-
Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu
-
Ini Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan dengan Kapasitas Baterai Kendaraan Anda!
-
1 Tahun Danantara Indonesia, PLN Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Negeri
-
Wuling Siapkan Posko Siaga 24 Jam dan Diskon Servis Mudik Lebaran 2026
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nikmati Ramadan Lebih Hemat dengan BRI Kartu Kredit, Debit, dan BRImo
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam
-
BRI Hadirkan Kredit Mobil dan EV via Super Apps BRImo, Bunga Mulai 2,85%
-
Maknai Tahun Kuda Api, BRI Imlek Prosperity 2026 Perkuat Layanan Wealth Management Nasabah