SuaraBali.id - Jelang perayaan tahun baru, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menegaskan penyelenggaraan pesta kembang api harus memiliki izin. Hal tersebut disampaikannya saat apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung di Lapangan Renon, Denpasar.
“Setiap penyelenggaraan kegiatan harus izin. Tadi sudah disampaikan, dalam rangka kegiatan malam tahun baru yang tentunya mengundang banyak orang. Kami mengharapkan dari penyelenggara dan sudah menyampaikan ke kami,” ujar Irjen Pol Jayan Danu, Kamis (22/12/2022).
Dia menyebutkan bahwa izin tersebut juga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran akibat kembang api.
Terlebih, kegiatan pesta kembang api diprediksi akan mengundang banyak kerumunan dengan risiko korban yang besar jika tidak diantisipasi keamanannya.
Baca Juga: Jasamarga Solo Ngawi Prediksi Arus Mudik Libur Natal 2022 Tembus 37 Ribu Kendaraan
Menurut catatannya, sejauh ini sudah ada 33 kegiatan pesta tahun baru yang sudah memiliki izin. Dia menjelaskan kegiatan yang telah memperoleh izin nantinya juga akan diarahkan oleh Polda Bali khususnya mengenai aspek keamanan dalam kegiatan pesta tahun baru.
“Yang sudah melapor kami adakan asesmen dan arahan-arahan, bagaimana titik masuknya, bagaimana harus ada pos pengamanan. Kami tidak menginginkan adanya kerumunan yang berakibat menimbulkan korban. Silakan melaksanakan kegiatan dengan baik, suka cita aman dan nyaman,” tambahnya.
Kapolda juga menjelaskan sejauh ini tidak ada pembatasan waktu saat perayaan tahun baru. Dia mempercayakan panitia yang sudah memperhitungkan jadwal bubar yang kondusif agar tidak terjadi kemacetan di jalan.
Irjen Pol Jayan Danu juga mengimbau agar perayaan natal dan tahun baru ini bisa berlangsung dengan khidmat dan penuh suka cita.
“Imbauan ke masyarakat, mari sama sama merayakan nataru ini dengan khidmat, teratur, saling mendukung, agar ibadah natal bisa berjalan dengan baik, dan perayaaan tahun baru bisa dilakukan dengan penuh suka cita, aman dan selamat,” pungkasnya.
Baca Juga: Tegas! Polda Jabar Bakal Sikat Preman yang Ganggu Wisatawan
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Dua Kelompok Remaja di Senen Tawuran Petasan Usai Salat Ied
-
Warga Depok, Bekasi Hingga Tangerang Dilarang Gelar Konvoi Malam Takbiran di Jakarta
-
10 Hal yang Harus Dipatuhi Saat Nyepi di Bali, Melanggar Bisa Terkena Sanksi
-
Ingatkan Sanksi Menanti, Satpol PP DKI Minta Warga Tak Main Petasan Jelang Lebaran Idul Fitri
-
Semarak Perayaan Pawai Cap Go Meh di Pecinan Glodok
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Koster Perintahkan Pasar Tradisional di Bali Berhenti Gunakan Tas Kresek Saat Berjualan
-
Waspadai Cuaca Laut Saat Arus Balik Lebaran: Gelombang di Selat Bali dan Lombok Capai Dua Meter
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu