SuaraBali.id - Rumah ambruk terjadi di RT 04, Dusun Wanasari, Dauh Puri Kaja, Denpasar pada Kamis (27/10/2022) kemarin. Kepala BPBD Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa menyebutkan ambruknya rumah tersebut disebabkan oleh fondasi yang tidak kuat.
“Karena fondasinya tidak kuat menahan beban bangunan dan tergerus air sungai,” ungkap Joni saat dihubungi pada Jumat (28/10/2022).
Pada hari ini, Joni menyebut masih akan menurunkan tim operator alat berat untul mengecek medan terlebih dahulu.
Mengingat, reruntuhan berada di pinggir sungai dan di gang sempit yang menyulitkan alat berat untuk beroperasi.
“Hari ini dicek oleh operator alat berat untuk dapat diambil langkah-langkah selanjutnya, karena medannya cukup sulit,” tutur Joni.
Proses pembersihan puing-puing dilangsungkan paling cepat hari ini apabila medan sudah memungkinkan.
Sementara itu, Walikota Denpasar IGN Jayanegara yang turut hadir ke lokasi pada Jumat (28/10/2022), menyebut puing-puing rumah akan dibersihkan. Setelahnya, akan dites kembali kelayakan untuk membangun di lokasi tersebut.
“Sekarang kita kan lakukan pembongkaran dulu, nanti kita lihat kondisi lapangannya apakah masih kuat dan layak atau tidak,” ujar Jayanegara.
Jayanegara juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan dapur umum, menyediakan seragam sekolah untuk anak-anak, serta fasilitas pembantu untuk penyandang disabilitas.
Baca Juga: Kisah Yatim Piatu Pengungsi Rumah Ambruk di Kampung Jawa, Tangisi Ikan Peliharaannya
Lebih lanjut Jayanegara kedepannya akan membangun kembali rumah yang ambruk.
Meski ia mengakui terdapat kendala lantaran dokumen kepemilikan yang tidak jelas, namun ia tetap membangun rumah tersebut dalam bentuk CSR (Corporate Social Responsibility).
“Setelah (berkoordinasi) dengan provinsi, kita akan gerakkan secara gotong royong dengan CSR. Karena secara kepemilikan tidak ada dokumen yang sah jadi kami agak sulit juga” ujar Jayanegara.
Para warga yang terdampak kejadian ini juga telah menerima bantuan dari berbagai pihak seperti Polsek Denut dan PMI. Kejadian rumah ambruk ini berdampak terhadap total 3 KK.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Tag
Berita Terkait
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Tak Masuk Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Ini Liburan ke Indonesia
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
Mewah di Tengah Hutan Ubud, K Club Hadirkan Wellness Pavilion Berteknologi Tinggi
-
Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Tak Disangka! Jejak AirTag Bawa Korban ke Rumah yang Penuh Helm Curian
-
Penampakan Lahan 6 Hektare Untuk PSEL Bali, Menteri LH Sebut Siap Beroperasi September 2027
-
Kasus Santri Dibakar Teman, Kejari Lombok Tengah Beri Bantuan
-
Polwan Rizka Sintiani Bunuh Suami Berbelit-belit di Persidangan, Jaksa: 14 Tahun Penjara!
-
BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker 2026