SuaraBali.id - Tanah longsor menyebabkan beberapa rumah ambruk terjadi di RT 04 Dusun Wanasari, Dauh Puri Kaja, Denpasar. Tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 14.00 WITA pada Kamis (27/10/2022) berdampak terhadap total 5 rumah.
Salah satu pemilik rumah, Aziz Zulhakim (40) menyebut bahwa ia sudah curiga karena tembok rumah sudah mulai mengalami keretakan sejak pagi tadi.
“Awalnya suara gemuruh, dari tembok yang retak-retak tadi pagi,” ungkapnya.
Aziz menjelaskan bahwa dari total lima rumah yang terdampak, tiga diantaranya mengalami rusak total.
Sedangkan dua sisanya mendapat rusak sebagian. Menurut pengakuannya, rumah-rumah tersebut masih berusia sekitar satu tahun, namun tidak dibangun di atas pondasi yang baik.
Pada kejadian tersebut, rumah-rumah tersebut dihuni oleh 5 KK, yang jumlah masing-masing KK bervariasi dari 4-6 anggota keluarga. Meski begitu, tidak ada korban dalam kejadian tersebut.
Aziz menyebut bahwa dirinya sudah memperkirakan rumah tersebut akan ambruk sehingga sempat untuk mengevakuasi anggota keluarganya yang berjumlah lima orang.
“Iya (sudah memperkirakan), aman semua, semuanya sudah saya suruh ke luar,” tutur Aziz.
Namun, Aziz masih belum bisa mengevakuasi barang-barang di rumahnya karena sudah dipasangi garis polisi dan ia mengaku tidak berani.
Baca Juga: Tanah Longsor di Kampung Jawa Denpasar, Tiga Rumah Ambruk ke Arah Sungai
“Untuk saat ini belum berani turun, karena sudah dipasangi garis polisi juga.
Hingga sekitar pukul 19.00 WIta, area ambruknya rumah tersebut masih dikerumuni sejumlah warga yang ingin melihat.
Menurut petugas Banser Tanggap Bencana, upaya pembersihan puing-puing baru akan dilakukan Jumat (28/10/2022) besok, sementara area sudah dipasangi garis polisi.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Toko Disegel dan Bawang Busuk, Pengusaha UMKM Bali Minta Perlindungan DPR Lawan Oknum Polisi
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
-
Sampah Organik Masih Menumpuk di Bali, Warga Benoa Diajak Ubah Limbah Jadi Ekoenzim
-
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah
-
Penampakan Kebakaran Bukit Savana Propok Kawasan Gunung Rinjani