SuaraBali.id - Psikolog dan konsultan pernikahan, Lita Gading turut memantau kasus viral KDRT yang dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora.
Lita Gading mengetahui perihal laporan KDRT yang juga sudah dicabut Lesti Kejora. Soal hal ini Raffi Ahmad pun meminta pendapat Lita Gading sebagai Doktor Psikolog.
Lita Gading rupanya menyoroti perbedaan karakter Rizky Billar dan Lesti Kejora yang jomplang. Rizky Billar disebut berkarakter emosional dan temperamen.
Hal ini membuat Lesti Kejora diminta ekstra hati-hati apabila melanjutkan rumah tangganya.
"Temperamen itu kan suatu perilaku yang diaplikasikan dalam bentuk kekerasan, baik verbal maupun fisik. Itu indikasinya yang saya bilang hati-hati," ujar Lita Gading pada tayangan yang dibawakan Raffi Ahmad dan Irfan Hakim.
"Karena kalau orang seperti ini, pemicunya sekecil mungkin masalah bisa ter-blow up. Hati-hati, harus ada pendampingan khusus," tambah Lita Gading.
Lita Gading berharap agar Rizky Billar tidak mengulangi KDRT terhadap Lesti Kejora.
Kendati demikian, Lita Gading khawatir apabila Billar menyimpan dendam karena akan sangat membahayakan Lesti Kejora.
"Tapi bisa jadi lebih dari itu, karena ini kan di-publish, ada rasa dendam, malu, bisa jadi 'Gue mengintimidasi anak loe, loe supaya diem, loe di bawah ketiak gua'," terang Lita Gading.
Baca Juga: Rizky Billar Minta Maaf Dan Berharap Rumah Tangganya Dengan Lesti Kejora Makin Kuat
Pada video di akun @insta_julid pada Jumat (14/10/2022), Irfan Hakim pun mengingatkan bahwa kemungkinan yang diprediksi Lita Gading bisa saja tidak terjadi.
"Bisa terjadi, bisa tidak," pungkas Irfan.
Warganet pun banyak yang sependapat dengan Lita Gading.
"Masa sih gak dendam, secara dipermaluin se-Indonesia raya, terus diumumin pemecatannya," komentar akun @dfm***.
"Iya dari raut wajah bilar juga keliatan punya rasa dendam banget," kata akun @noera***. "Liat muka RB aja penuh kebencian dan dendam kok.... Tak ada rasa bersalah ataupun penyesalan.... Jadi ya sudahlah...." balas akun @wilujeng***.
Berita Terkait
-
Viral Purbaya Resmikan Pinjol Yayasan Al Mubarok, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Ketika Perhatian Menjadi Senjata: Membaca Ulang Ancaman Child Grooming
-
Tren Media Sosial Cepat Berganti: Kemampuan Adaptasi atau Mudah Melupa?
-
India Open 2026 Viral: Polusi Ekstrem, Kotoran Burung di Lapangan, Monyet Masuk Tribun
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat
-
Doa Bersama Penglingsir Puri dan Tokoh Lintas Agama di Bali untuk Nusantara